Berita Pangkalpinang

Delay 5 Jam Penerbangan Lion Air Palembang-Pangkalpinang karena Kabut, Penumpang Sempat Naik Pesawat

Penerbangan Maskapai Lion Air JT142, Rabu (18/9/2019) mengalami delay sekitar lima jam. Penerbangan rute Palembang-Pangkalpinang

Delay 5 Jam Penerbangan Lion Air Palembang-Pangkalpinang karena Kabut, Penumpang Sempat Naik Pesawat
Ist/via
Suasana penumpang menunggu keberangkatan di Bandara Mahmud Badarudin II Palembang, Rabu (18/9/2019). 

BANGKAPOS.COM-- Penerbangan Maskapai Lion Air JT142, Rabu (18/9/2019) mengalami delay sekitar lima jam. Penerbangan rute Palembang-Pangkalpinang dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin II ini dijadwalkan berangkat 06.10 WIB.

Penumpang bahkan sempat naik pesawat pukul 05.50 WIB, dan kembali turun sekitar pukul 08.30 WIB menunggu diruang tunggu. Hingga pukul 11.25 WIB Lion Air tetap belum berangkat.

Penundaan penerbangan ini diinformasikan oleh pihak Maskapai Lion Air karena kabut asap sehingga jarak pandang terbatas dikhawatirkan membahayakan keselamatan para penumpang pesawat

Kondisi seperti ini dinilai mengecewakan para penumpang.

"Tadi dibilang karena kabut. Kecewa sih kecewa, tapi kalau misal memang karena alasan hal tersebut kami maklumi. Tapi kasihan yang bawa anak, dan yang mau kerja," ungkap Via, satu penumpang yang sedang menunggu keberangkatan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang kepada bangkapos.com via WhatsApp. Rabu, (18/9/2019).

Para penumpang yang menunggu diberikan minuman, snack, dan makan siang.

Bangkapos.com berusaha menghubungi pihak pihak Maskapai Lion Air 142 ini, Amar District Manager Lion Air untuk mendapatkan penjelasan.

"Info awal itu cuaca di Pangkalpinang bad weather, jarak pandang hanya 1.000 meter, jadi flight yang seharusnya berangkat jam 6.10 WIB menjadi jam 8.10 WIB. Sudah berangkat pada pukul 08.10 WIB, tapi mendadak tidak jadi diterbangkan dikarenakan ada sedikit technical. Sehingga dilakukan pengecekan ulang, dan info terkini pesawat sudah bisa diterbangkan, tinggal prepare saja," jelas Amar.

Dia juga mengatakan hal ini sudah diinfokan kepada penumpang, dan mungkin ada beberapa yang luput tidak mendapatkan informasi. Kompensasi pun sudah diberikan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 89 Tahun 2015 tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan. (Bangkapos.com/Cr2)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved