Optimalisasi Kerja Sama BPOM di Pangkalpinang dengan Stakeholder di Bidang Jasa Pengiriman

Pencegahan terhadap terdistribusinya produk obat dan makanan yang Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK) melalui jalur pengiriman

Optimalisasi Kerja Sama BPOM di Pangkalpinang dengan Stakeholder di Bidang Jasa Pengiriman
BPOM Pangkalpinang
Balai POM di Pangkalpinang mengadakan pertemuan bersama ASPERINDO Prov. Kep. Bangka Belitung pada tanggal 16 September 2019 di Aula Kantor Balai POM di Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM--Menindaklanjuti Kesepakatan Bersama (MoU) antara Badan POM dengan ASPERINDO, Balai POM di Pangkalpinang mengadakan pertemuan bersama ASPERINDO

Sesi tanya jawab oleh Peserta.
Sesi tanya jawab oleh Peserta. (BPOM Pangkalpinang)

Prov. Kep. Bangka Belitung pada tanggal 16 September 2019 di Aula Kantor Balai POM di Pangkalpinang. Acara ini dihadiri oleh 30 (tiga puluh) Perusahaan Jasa Pengiriman yang tergabung di dalam ASPERINDO Prov. Kep. Bangka Belitung. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Balai POM di Pangkalpinang, Hermanto, S.Si., Apt., MPPM yang juga sebagai narasumber kegiatan ini bersama Ketua ASPERINDO Bangka Belitung, Bapak Riduan Nasrul.

Pembahasan pertemuan ini adalah guna melakukan pencegahan terhadap terdistribusinya produk obat dan makanan yang Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK) melalui jalur pengiriman.

Hal ini sejalan dengan MOU yang telah ditandatangani oleh Badan POM dan ASPERINDO pusat tentang Koordinasi dan Tukar Menukar Informasi Dalam Rangka Efektivitas Pengawasan Barang Kiriman Berupa Obat dan Makanan.

Dengan keterlibatan perusahaan jasa pengiriman yang tergabung di dalam ASPERINDO, diharapkan informasi mengenai produk-produk yang diduga dicurigai Tidak Memenuhi Ketentuan dapat dikoordinasikan dengan Balai POM di Pangkalpinang guna dilakukan Tindak Lanjut.

Pada sesi diskusi setelah penyampaian materi oleh Narasumber, peserta saling bertukar ide mengenai bagaimana cara pencegahan terdistribusinya produk obat dan makanan Tidak Memenuhi Ketentuan namun dengan tidak merugikan bagi pihak pengusaha dalam menjalankan usahanya.

Namun para prinsipnya seluruh Perusahaan Jasa Pengiriman yang hadir sepakat bahwa distribusi produk obat dan makanan yang TMK tersebut harus dicegah, dengan harapan masyarakat Bangka Belitung dapat selalu mengkonsumsi obat dan makanan yang aman.

Tags
BPOM
Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved