Berita Bangka Barat

BPK Temukan Keganjilan Penggunaan Anggaran 2018 RSUD Sejiran Setason.

Tak hanya pengadaan oksigen Konsentrator yang tengah membelit RSUD Sejiran Setason namun juga temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

BPK Temukan Keganjilan Penggunaan Anggaran 2018 RSUD Sejiran Setason.
Dokumen Bangka Pos
Gedung rawat inap kelas tiga RSUD Sejiran Setason Bangka Barat (9/2/2015). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tak hanya pengadaan oksigen Konsentrator yang tengah membelit RSUD Sejiran Setason namun juga temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang nilanya cukup fantastis.

Adanya rekomendasi temuan hasil audit BPK tersebut, tak ditampik Direktur Utama (Dirut) RSUD Sejiran Setason drg Yudi Wijaya Sp BM. Namun Yudi Wijaya tidak bisa membeberkan secara detail hasil audit temuan BPK tersebut.

Namun menurutnya temuan itu terjadi pada audit penggunaan anggaran tahun 2018 lalu. Sementara dirinya baru dilantik sebagai Dirut RSUD Sejiran Setason April 2019 lalu.

"Kalau soal besaran temuannya saya kurang paham, cuma rekomendasi auditnya itu tahun 2018. Jadi kalau memang ada temuan managemen lama harus mengembalikan ke kas daerah melalui kami. Saat ini pengembalian dari manajemen yang lama baru berjalan ke kami," ujar Yudi Wijaya, Kamis (19/9/2019)

Dirut RSUD Sejiran Setason Mengundurkan Diri

Kabar tak sedap, menerpa RSUD Sejiran Setason Bangka Barat. Pasalnya jabatan Direktur Utama (Dirut) RSUD Sejiran Setason yang masih seumur jagung terancam kosong.

Sebab drg Yudi Wijaya, Sp.BM yang baru 5 bulan menjabat Direktur RSUD Sejiran Setason telah melayangkan surat pengunduran diri.

Padahal di bawah kepemimpinan Yudi Wijaya, RSUD Sijeran Setason mempu meraih Akreditasi RS tingkat dasar.

Kepada bangkapos.com, Kamis (19/9/2019) Yudi Wijaya membenarkan kabar pengunduruan dirinya tersebut. Bahkan dirinya mengaku surat pengunduran dirinya tersebut telah disampaikan ke Bupati.

Alasan pengunduran diri tersebut karena ketidakmampuan dan keterbatasan dirinya mengelola rumah sakit yang tidak sederhana sekalipun statusnya UPT dari Dinas Kesehatan (Dinkes). Ditambah permasalahan sisa dari managemen sebelumnya.

Halaman
12
Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved