Kronologi Mahasiswi Cantik Tak Kuasa Digilir Komplotan Rampok, dari Aplikasi Kencan Diajak Main Ludo

Setelah para korban mabuk, para pelaku lalu melakukan pemerkosaan secara bergantian. Korban saat ini berjumlah 4 orang

Kronologi Mahasiswi Cantik Tak Kuasa Digilir Komplotan Rampok, dari Aplikasi Kencan Diajak Main Ludo
Kompas Regional
Ilustrasi pemerkosaan 

BANGKAPOS.COM - Aplikasi kencan memang kian marak akhir-akhir ini.

Lewat aplikasi kencan, siapa saja dimudahkan dalam mencari pasangan.

Namun, di tangan komplotan pencuri di kawasan Senen, Jakarta Pusat, aplikasi kencan justru digunakan untuk menjaring korbannya.

Rata-rata target pelaku adalah mahasiswi yang berusia 21 hingga 24 tahun.

Bahkan tak hanya sekedar menjadi target pencurian, para korban juga mengalami pelecehan seksual.

Hal ini diungkap oleh Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Arie Ardian.

Arie mengungkapkan para pelaku menggunakan aplikasi kencan, Badoo, untuk awalnya mengincar korbannya.

Kemudian korban yang berhasil memakan umpan pelaku selanjutnya diajak bertemu di sebuah hotel kelas melati.

"Setelah berkenalan lewat aplikasi, korban diajak ketemu oleh para tersangka di sebuah hotel," ungkapnya seperti yang dikutip dari Tribunnews, Senin (16/09/2019).

Di hotel, para pelaku kemudian berpura-pura mengajak para korban untuk bermain gim Ludo dengan tantangan yang kalah disuruh minum.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved