Kriminalitas

Bandar Togel Dibekuk Jatanras, Akin Terancam Hukuman Lima Tahun Penjara

Tim Opsnal 1 Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung berhasil membekuk bandar togel di kawasan Pasir Putih Pangkalpinang

Bandar Togel Dibekuk Jatanras, Akin Terancam Hukuman Lima Tahun Penjara
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Tersangka Bandar Togel Akin, Warga Pasir Putih Pangkalpinang bersama barang bukti yang diamakan oleh Tim 1 Opsnal Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung kemarin Kamis (19/9/2019). 

BANGKAPOS.COM-- Tim Opsnal 1 Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung berhasil membekuk bandar togel di kawasan Pasir Putih Pangkalpinang. Aan (60) dibekuk dikediamannya bersama barang bukti uang Rp 1.624.000 hasil penjualan, 12 lembar rekapan togel, 1 HP, 1 buku shio dan 1 pena.

"Tersangka dibekuk saat menerima pesanan togel dari warga dikediamnan di Pasir Putih Pangkalpinang," kata Kasubdit Jatanras AKBP Wahyudi mewakili Dirkrimum Kombes Pol Budi Haryanto Jum'at (20/9/2019).

Penangkapan terhadap bandar togel ini dilakukan Kamis (19/9/2019) setelah mendapatkan informasi dari Masyarakat yang resah tehadap aktifitas togel dikawàsan Pasir Putih Pangkalpinang.

Tim Opsnal 1 Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung dipimpin Ipda Defriansyah kemudian melakukan penyelidikan.

Saat dilakukan pengintaian terhadap Tjin Djin Kin yang dicurigai terlihat ada warga yang datang kekediamannya untuk membeli togel. Polisi langsung mendatangi kediaman Akin dan membekuknya.

Akin tak dapat mengelak karena didapati barang bukti ditanganinya. Uang hasil penjualan togel sebesar Rp 1.624.000, 12 lembar rekapan togel, 1 HP berisi pesanan togel dan 1 penapen.

Akin mengakui dirinya memang menjual togel kepada warga disekitar kediamamnya dan seputaran pasar.

Dirinya menjadi bandar togel sejak 8 bulan terakhir. Selanjutnya Akin bersama barang bukti digelandang ke Polda Kepulauan Bangka Belitung guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Akin dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman 5 tahun penjara.

"Kasus ini masih kita kembangkan guna mengungkap jaringan pengedarnya," kata AKBP Wahyudi

AKBP Wahyudi mengucapkan teimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi terkait aktifitas penjualan togel dikawasan Pasir Putih Pangkalpinang.Dirinya tidak menampik perjudian jenis togel terus berlangsung.

"Harapan kita masyarakat tidak segan-segan membeberkan informasi terkait aktifitas perjudian jenis togel ini," kata AKBP Wahyudi.   (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved