Berita Sungailiat

Festival Karang Lintang Belinyu Bangka 2020 Diprogramkan dalam COE International Kemenpar RI

Tim Pemuda Belinyu dan Riausilip berencana mengundang pihak Kementerian Pariwisata RI untuk menghadiri pelaksanaan kegiatan Festival Karang Lintang

Festival Karang Lintang Belinyu Bangka 2020 Diprogramkan dalam COE International Kemenpar RI
Ist/Yulizar
Tim pemuda Belinyu dan Riausilip mendatangi Kementerian Pariwisata RI Jumat (13/9/ 2019) lalu dalam rangka terkaitĀ  Pelaksanaan kegiatan Festival Karang Lintang Belinyu pada 24-27 Oktober 2019 yang akan dilaksanakan di pantai Lepar Belinyu. 

BANGKAPOS.COM-- Tim Pemuda Belinyu dan Riausilip berencana mengundang pihak  Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk menghadiri pelaksanaan kegiatan Festival Karang Lintang Belinyu  yang berlangsung 24 hingga 27 Oktober 2019 yang akan di laksanakan di Pantai Lepar Belinyu.

Penggiat Festival Karang Lintang Yulizar, yang mengatasnamakan sebagai Pemuda Belinyu Riausilip mengatakan pihak Kementerian Pariwisata Republik Indonesia akan memprioritaskan Festival Karang Lintang Belinyu masuk COE (Calender OF Event ) di tahun 2020, karena Festival Karang Lintang sudah masuk kategori API Award yaitu Anugrah Pesona Indonesia Award yang mana votenya akan tutup pada 31 Oktober 2019.

"Sehingga pada 24 Oktober 2019 panitia mengajak seluruh Masyarakat Bangka Belitung pada saat pembukaan Festival Karang Lintang bersama Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman bersama Bupati Bangka Mulkan bersama-sama masyarakat untuk vote bareng-bareng supaya bisa tetap pringkat 1 dan memboyong piala API Award 2019 ke Bangka Belitung," ungkap Yulizar kepada Bangkapos.com, Jumat (20/9/2019).

Ia bersama rekannya Eri lesmana, Rizan Refian dan Nur Rohim, mengatasnamakan sebagai Pemuda Belinyu Riausilip  berangkat ke Jakarta menjumpai Kepala Bidang Pemasaran Kemenpar RI Eksan. Pada kesempatan itu pihak kemenpar mengatakan untuk Provinsi Bangka Belitung sangat diprioritas bantuan mempromosikan Pariwisata sehingga bisa di kenal wisatawan dalam negeri dan luar negeri.

Untuk itu, saat ini pihaknya, sedang menyusun program seperti buku pemandu wisata di Wilayah Belinyu, Riausilip dan membuat peta jarak tempuh destinasi-destinasi dari Jakarta ke Pangkalpinang, lalu dari Pangkalpinang ke Belinyu termasuk kuliner-kuliner unggulan Belinyu dan Riausilip, tidak lupa berkunjung ke tempat-tempat wisata dan kuliner.

"Selain itu dalam pelaksananya bakal ada pertunjukan budaya serta tari-tarian Suku Lom dan Suku Sekak Belinyu dan Riausilip serta kelakar-kelakar Belinyu dan Riausilip. Ini sudah kami programkan karena dengan adanya kreativitas ini akan menambah pendapatan peningkatan perekonomian masyarakat setempat," jelas Yulizar.

Menurutnya,  pelaksanaan Festival Karang Lintang di tahun 2019 ini akan dilaksanakan selama  empat hari, tujuannya agar pengunjung dari luar Provinsi Bangka Belitung merasa terkesan.

"Kami juga punya rencana akan mengundang enam kabupaten yang lain untuk membuka stand mempertunjukan keunggulan wisata dan kuliner daerah masing-masing daerah di Provinsi Bangka Belitung. Kami juga akan menawarkan ke pengunjung  Festival Karang Lintang Camp Island yang mau bermalam camping di Pulau Nanas, Pulau Putri, Pulau Lampu, harapan kami kegiatan ini bisa go Internasional," kata Yulizar optimis.  (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved