Kecewa Tak Diizinkan Pakai Ambulans, Warga Unjuk Rasa Minta Kades Air Gantang Mundur

Puluhan warga Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, menggelar unjuk rasa

Kecewa Tak Diizinkan Pakai Ambulans, Warga Unjuk Rasa Minta Kades Air Gantang Mundur
istimewa warga air gantang
Puluhan warga saat menggelar aksi di kantor desa Air Gantang, Kecamatan Parit Tiga 

Kecewa Tak Diizinkan Pakai Ambulans, Warga Unjuk Rasa Minta Kades Air Gantang Mundur

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Puluhan warga Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, menggelar unjuk rasa

Unjuk rasa berlangsung di kantor Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Rabu (19/9/2019).

Mereka mendesak Kepala Desa Air Gantang Alikan mundur.

Saparudin warga desa Air Gantang, menyebut, menyebut ini aksi kedua yang digelar warga.

Aksi tersebut buntut dari kekecewaan warga yang dilarang menggunakan ambulan milik desa Air Gantang.

Alhasil, warga terpaksa menggunakan mobil ambulan dari desa lainnya untuk membawa jenazah mendiang Didi.

"Sebetulnya sudah banyak. Cuma puncaknya waktu warga mau memakai ambulan membawa jenazah almarhum Didi. Wajar warga protes karena ambulan itu bantuan pihak ketiga," pungkasnya.

Sementara Kades Air Gantang, membantah jika dirinya melarang masyarakat menggunakan ambulan tersebut, kendati memang ada aturan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) yang mengatur peruntujan ambulan digunakan untuk membawa jenazah.

"Waktu almarhum Didi meninggal saya tidak ada di tempat, masih dalam perjalanan tugas. Ini mis komunikasi saja, karena waktu itu warga pinjam mobil nya ke Istrinya sopir ambulans. Tidak dikasih itulah yang membuat warga marah. Memang aturannya kalau mobil ambulans tidak boleh membawa jenazah, namun untuk hal kemanusian aturan bisa dikesampingkan," ujar Alikan, Jumat (20/9/2019)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved