Ruko di Batam Jadi Markas WNA Penjahat Siber, Begini Cara Mereka Masuk Tanpa Mengundang Curiga

Pengakuan mengejutkan diungkapkan petugas sekuriti ruko Grand Orchid Batam Centre, Batam, Nuril Sabda usai penggrebekan sebuah ruko di nomor 12A

Ruko di Batam Jadi Markas WNA Penjahat Siber, Begini Cara Mereka Masuk Tanpa Mengundang Curiga
tribunbatam
Terlihat seperti bangunan kosong, ternyata ruko di Batam ini dijadikan markas penjahat siber berskala internasional 

BANGKAPOS.COM - Pengakuan mengejutkan diungkapkan petugas sekuriti ruko Grand Orchid Batam Centre, Batam, Nuril Sabda usai penggrebekan sebuah ruko di nomor 12A oleh polisi.

Pasalnya, selama dia bekerja bertahun-tahun di tempat itu, tak pernah sekalipun sekuriti melihat ada aktivitas yang berarti di tempat tersebut. Bahkan, ruko itu terlihat seperti kosong.

Lantas, bagaimana cara 47 warga negara asing (WNA) yang terlibat kejahatan siber tersebut melancarkan aksinya tanpa mengundang curiga orang di sekitar?

Dari pengamatan di lapangan, ternyata ruko ini dilengkapi dengan tiga pintu sebagai akses keluar masuk. 

Pintu pertama merupakan pintu utama yang berada di bagian depan ruko.

Sementara, pintu kedua terletak di area belakang ruko.

Sedangkan, pintu ketiga ketiga lewat samping ruko yang menyatu dengan ruko sebelah yang merupakan ruko pemiliknya.

Pintu samping itu tampang ditutup dengan triplek. Hal itu terungkap setelah polisi berhasil menjebolnya.

Berdasarkan hasil pantauan Tribunbatam.id, ruko tiga lantai berwarna kuning itu tampak dipasangi CCTV di beberapa sudut.

Tidak hanya itu, satu unit ruko itu dipasangi 10 unit mesin pendingin ruangan atau AC.

Sebelumnya, puluhan Warga Negara Asing (WNA) yang berhasil diamankan unit Jatanras Satreskrim Polresta Barelang, Rabu (1809/2019) sore memunculkan rasa heran bagi orang yang tinggal di lingkungan Kompleks Ruko Grand Orchid, Batam Center.

Halaman
123
Penulis: tidakada006
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved