Algojo Hukum Cambuk Salah Saat Eksekusi, Cambuk Kena Leher, Ini yang Terjadi

Pasangan non muhrim dieksekusi hukum cambuk di Stadion Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe, Jumat (20/9/2019)

KOMPAS. com/MASRIADI
Algojo mengeksekusi terhukum cambuk kasus mesum di Stadion Tunas Bangsa Kota Lhokseumawe, Jumat (20/9/2019) 

BANGKAPOS.COM--Pasangan non muhrim dieksekusi hukum cambuk di Stadion Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe, Jumat (20/9/2019).

Keduanya melanggar Pasal 23 ayat (1) qanun nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Pasangan khalwat itu yakni Tarmizi Risyad (41) dan Rusmiah Ismail (41) diketahui masing-masing sudah memiliki suami dan istri.

“Sebelum eksekusi keduanya sudah menjalani tahanan 16 hari dengan eksekusi 10 kali cambuk, karena dipotong masa tahanan terdakwa dicambuk sebanyak 9 kali,” kata Jaksa Penutut Umum Kejari Lhokseumawe Muhammad Doni Sidiq.

Terlihat di lokasi, Tarmizi pada cambuk pertama mengalami kesakitan lantaran cambuk yang diayunkan oleh algojo sempat mengenai lehernya. Akibatnya eksekusi sempat terhenti.

Selanjutnya, eksekusi berjalan lancar meskipun terdakwa menahan rasa sakit.

Doni Sidiq menjelaskan, dalam aturan tidak boleh mengenai kepala, tapi itu tidak sengaja dilakukan. Namun tidak ada sanksi hanya berupa teguran untuk algojo.

Terkait kejadian itu, sambung Doni, algojo akan mendapat arahan dari pimpinan.

“Jika dilihat posisi cambuk sudah benar, namun kesalahan dilakukan itu tidak sengaja,” katanya. (Kompas.com/Masriadi)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Algojo Hukum Cambuk Salah Saat Eksekusi Pasang Non Muhrim, Cambuk Kena Leher, Ini yang Terjadi

Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved