Misteri Kematian Model Panas yang Bikin Heboh, Polisi Temukan Cairan di Organ Intimnya

Banyak orang berspekulasi pria yang tertangkap kamera CCTV sedang bersama Bell adalah pembunuhnya.

Misteri Kematian Model Panas yang Bikin Heboh, Polisi Temukan Cairan di Organ Intimnya
Instagram/kolase Tribun Jakarta
Model yang kematiannya menimbulkan banyak pertanyaan 

Untuk mengetahui kematian Bell, polisi sudah meminta keterangan 10 saksi.

Polisi sudah mengantongi informasi apa yang dilakukan Bell sebelumnya dari penjelasan Rachadech.

Dalam penyelidikan kasus ini pihak berwajib sudah meminta sampel DNA Rachadech.

Tujuannya untuk mengetahui apakah Bell diperkosa.

Menurut polisi ada cairan di vagina Bell dan bukti lain yang menunjukkan si model diduga korban pemerkosaan.

Rachadech mengakui membawa Bell ke apartemen untuk mengganti pakaiannya.

Bell masih hidup saat itu.

Senin malam di pesta Bell begitu bergairah.

Hadi di pesta itu Rachadech Wongtabutr, seperti dilansir thaiexaminer.com, Sabtu (21/9/2019).

Di pesta itu, Bell memang disewa tuan rumah untuk memberikan minuman kepada para tamu.

Polisi memastikan Bell disewa secara pribadi untuk pesta di rumah Chaiyaphon Panna pada Senin malam di Nong Bua Thong, Nonthaburi.

Chaiyaphon mengatakan kepada penyidik telah membayar Bell 3 ribu Bath.

Ia mengakui meng-hire Bell malam itu sebagai pelayan dan penyaji minuman di pestanya.

Di pesta, menurut pengamatan Chaiyapon, Bell begitu bergairah terhadap Rachadech.

Lantaran terlanjur mabuk, Bell dibawa pulang oleh Rachadech ke apartemen Thonburi.

Mayor Jenderal Samrit Tongtao, Kepala Divisi Metropolitan 8, turun langsung menangani penyelidikan ini.

Ia agak heran dengan sikap Rachadech yang malam itu ada bersama Bell.

"Mengapa dia tidak membantunya?" kata Samrit Tongtao.

Wajar perilaku aneh model pria freelance itu menimbulkan kecurigaan.

Dikatakan Samrit, Rachadech membopong tubuh Bell kembali ke lobi gedung apartemen setelah dia berganti pakaian.

Rachadech sempat membuat postingan di Facebook.

"Saya tidak suka dia terlalu banyak minuman keras, dia nakal," tulis Rachadech.

Ia juga membuat postingan di situs jejaring sosial populer.

"Saya tidak tahu apakah istri ke-100 saya bisa melakukannya. Dia mengenakan pakaian saya, yang saya pakaikan padanya," begitu bunyi postingan Rachadech.

Netizen marah akhirnya Rachadech menghapus postingannya itu.

Keluarga terpukul dan meminta polisi mengusut kematian Bell yang serba mendadak. 

Mereka memutuskan menunda pemakaman Bell sampai hasil autopsi dan penyelidikan polisi selesai.

Penulis: Y Gustaman
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta

  

Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved