Kriminalitas

Polsek Bukit Intan Amankan Pelaku Pembakar Lahan, Terancam Hukuman 15 Tahun atau Denda Rp 10 Miliar

Jajaran Anggota Polsek Bukit Intan berhasil mengamankan pelaku pembakaran lahan kosong dengan sengaja di Jalan Zamrud III

Polsek Bukit Intan Amankan Pelaku Pembakar Lahan, Terancam Hukuman 15 Tahun atau Denda Rp 10 Miliar
Ist/Polsek Bukit Intan
Pelaku pembakaran lahan yang berhasil diamankan Polsek Bukit Intan 

BANGKAPOS.COM-- Jajaran Anggota Polsek Bukit Intan berhasil mengamankan pelaku pembakaran lahan kosong dengan sengaja di Jalan Zamrud III RT 14 RW 03 Kelurahan Semabung lama Kota Pangkalpinang, Sabtu (21/9/2019).

Kapolsek Bukit Intan AKP Adi Putra membenarkan penangkapan terhadap pelaku pembakaran lahan kosong tersebut

"Ya benar sudah kita amankan pelaku pembakaran lahan tersebut sekitar pukul 16.10 WIB, mereka adalah Arban (28) warga asal Desa Payung dan Yopi (29) warga asal Selindung,"kata Kapolsek Bukit Intan AKP Adi Putra melalui milis yang diterima bangka pos.

Kapolsek mengatakan penangkapan pelaku berdasarkan laporan dari Yana (38) warga disekitar lokasi tempat pembakaran lahan.

"Menurut keterangan saudari Yana sekitar pukul 15.00 wib dirinya hendak pulang kerumah orang tuanya, saat itu dia melihat api dibelakang rumah Ibu Acin dan memberitahukan hal tersebut kepada Ibu Acin, selanjutnya saudari Yana langsung menghubungi Pak RT dan Pak RT langsung menelpon "Sahabat Intan Call siaga Polsek Bukit Intan dan pihak pemadam kebakaran kota Pangkalpinang," jelas Adi Putra.

Menurutnya, dari keterangan para pelaku, Arban dan Yopi telah melakukan pembakaran sekitar pukul 14.00 WIB atas perintah Avi, Bos Toko Karunia warga Jalan Trem untuk pergi ke lahan kosong miliknya yang beralamat Jalan Zamrud III RT 14 Rw 03 Kelurahan Semabung Lama, Kota Pangkalpinang," ungkap Adi Putra.

Dia mengatakan, untuk dugaan sementara para pelaku berikut pemilik lahan telah melanggar Undang Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Undang Undang No. 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (UUPPLH), Undang Undang No. 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan, kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP)  Pasal 187 KUHP.

"Barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran sesuai Ketiga UU tersebut disimpulkan  ancaman hukuman penjaranya maksimal 15 tahun atau denda  Rp 10 Miliar," tegas Adi Putra.

Lebih lanjut Kapolsek menyatakan dalam menangani perkara ini tetap kita mengedepankan kearifan lokal.(Bangkapos.com/Cr3)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved