BMKG

Besok Bangka Belitung Diprediksi Hujan, Sungailiat Lebat, Muntok, PKP, Koba dan Toboali Hujan Lokal

Kota dan Kecamatan yang diprediksi akan diguyur hujan sedang dan hujan berpetir di antaranya Jebus, Sungailiat, Sungaiselan.

Besok Bangka Belitung Diprediksi Hujan, Sungailiat Lebat, Muntok, PKP, Koba dan Toboali Hujan Lokal
TRIBUN MEDAN/Riski Cahyadi
Ilustrasi- Berikut ini daftar wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang dan kilat/petir hari ini Kamis (21/3/2019). 

BANGKAPOS.COM -- Sejumlah daerah di Kepulauan Bangka Belitung diprediksi akan mulai diguyur hujan. Hujan bersifat lokal diprediksi akan mulai terjadi pada Selasa 24 September dan beberapa hari ke depan.

Demikian laporan resmi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui laman resmi bmkg.go.id,

Dari laporan halaman tersebut, hujan diprediksi akan terjadi di hampir semua kecamatan dan kota di Kepulauan Bangka Belitung.

Kota dan Kecamatan yang diprediksi akan diguyur hujan sedang dan hujan berpetir di antaranya Jebus, Sungailiat, Sungaiselan.

Beberapa kota dan kecamatan hanya terjadi hujan lokal seperti di Pangkalpinang, Selat Nasik, Toboali, Koba, Tanjungpandan dan Muntok.

Sedangkan kota dan kecamatan yang diprediksi belum akan hujan adalah Manggar.

Cuaca di Kota Pangkalpinang 24 September 2019
Cuaca di Kota Pangkalpinang 24 September 2019 (bmkg.go.id)

Dikutip dari Kompas.com Sabtu (21/9/2019), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih akan melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) atau hujan buatan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera.

Pelaksana tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibobwo mengatakan, operasi TMC dilakukan setelah BMKG mengirimkan informasi mengenai potensi awan hujan di wilayah Kalimantan dan Sumatera sebagai target penyemaian.

Sabtu ini, 10.000 kilogram Kalsium Oksida (CaO) atau kapur tohor aktif telah dikirim untuk operasi mengurangi kepekatan kabut asap di Kalimantan.

"Sedangkan untuk Riau, sebanyak 10.000 kilogram kapur tohor aktif akan dikirim besok pagi. Diharapkan dengan kombinasi operasi pengurangan kabut asap dengan kapur tohor aktif dan TMC ini bisa mebuat hujan turun lebih mudah," ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/9/201).

Halaman
12
Penulis: Teddy M (tea)
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved