Berita Pangkalpinang

Karhutla di Tanjungpura Paling Parah, Erzaldi Minta Pelaku Pembakar Ditindak Tegas

Karhutla di Tanjugnpura berasal dari kawasan gambut di Sungaiselan. Pihak TNI-Polri bersama BPBD dan tim terkait sudah terjun ke lapangan.

Karhutla di Tanjungpura Paling Parah, Erzaldi Minta Pelaku Pembakar Ditindak Tegas
Dokumentasi Bangka Pos
Kabut asap menyelimuti Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dirasa paling parah terjadi di Babel di wilayah Tanjungpura, Bangka Tengah. Kabut asap terkini dampak karhutla tersebut hari ini sudah berkurang.

Erzaldi menyebut, karhutla di sana berasal dari kawasan gambut di Sungaiselan. Pihak TNI-Polri bersama BPBD dan tim terkait sudah terjun ke lapangan.

"Sudah empat hari ini mereka terjun ke sana bersama masyarakat," ucap Erzaldi sesusai mengikuti salat Istisqa di halaman Kantor Gubernur, Senin (23/9/2019) pagi.

Dia menduga, karhutla di Tanjungpura disengaja oleh oknum. Pihak keamanan tengah mencari pelaku.

"Mudah-mudahan ketemu, dan kami minta ditindak tegas," ucap Erzaldi.

Asap Tak Berdampak Bagi Transportasi di Babel

Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Bangka Belitung Tajuddin menyatakan kabut asap di Babel tidak berdampak signifikan bagi transportasi di Babel. Penerbangan dinyatakan masih normal.

"Babel tidak begitu berdampak sebetulnya. Dampaknya mungkin penerbangan di daerah asalnya, seperti Palembang tujuan ke sini, ada asap, sehingga harus delay juga. Kalau di Babel, tidak ada kendala" ucap Tajuddin, Senin (23/9/2019).

Pun demikian dengan transportasi laut. Jalur-jalur pelayaran dinyatakan masih aman.

"Wilayah Babel relatif lebih aman. Karena yang banyak terdampak itu Sumatera dan Kalimantan," ucap Tajuddin.

(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved