Berita Pangkalpinang

Saat Kemarau Panjang, PDAM Tirta Pinang Bisa Melayani 12-13 Pelanggan Baru

Memang masih banyak calon pelanggan PDAM yang harus mengantri untuk mendapatkan layanan sambungan rumah bagi pelanggan yang baru

Saat Kemarau Panjang, PDAM Tirta Pinang Bisa Melayani 12-13 Pelanggan Baru
Bangka Pos/Edwardi
Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Pinang Kota pangkalpinang, Zuniar Nangtjik. 

BANGKAPOS.COM -- Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Pinang Kota Pangkalpinang, Zuniar Nangtjik mengatakan saat musim kemarau panjang ini dalam satu hari bisa melayani 12-13 sambungan rumah baru yang mengajukan untuk menjadi pelanggan PDAM.

"Memang masih banyak calon pelanggan PDAM yang harus mengantri untuk mendapatkan layanan sambungan rumah bagi pelanggan yang baru," kata Zuniar Nangtjik, Senin (23/09/2019) di kantornya.

Diakuinya rata-rata dalam satu bulan bisa mencapai 160 an sambungan rumah baru yang mengajukan untuk menjadi pelanggan PDAM Tirta Pinang.

"Kawan-kawan bagian teknik kadang harus bekerja hingga pukul 11 malam untuk melayani pemasangan sambungan rumah bagi pelanggan yang baru," ujar Zuniar.

Diungkapkannya, manajemen PDAM sudah menetapkan paling lama 2-3 hari setelah calon pelanggan mengajukan permintaan sambungan baru, maka harus segera dilayani.

"Bila memang permintaan pemasangan sambungan rumah baru hari itu tidak banyak, maka harus segera dilayani hari itu juga, minimal paling telat 3 hari harus sudah dilayani, saya selalu mengontrol setiap waktu ke bagian teknik, bagian umum, loket pembayaran, loket pelayanan berapa pelanggan yang bayar, berapa calon pelanggan yang mengajukan sambungan baru," ungkap Zuniar.

Dijelaskan, prosedur untuk pemasangan calon pelanggan baru setelah mengajukan permohonan pemasangan, petugas bagian teknik kemudian melakukan survei, kemudian dibuat RAB- nya, setelah itu baru dilakukan pemasangan sambungan baru ke rumah pelanggan.

"Setelah survei ke rumah calon pelanggan selesai, maka calon pelanggan membayarkan lebih dahulu biaya pemasangan sambungan baru Rp 1.486.000," jelasnya.

Diakuinya, memang ada juga yang salah paham, katanya biaya pemasangan gratis, ada yang minta dipasang dulu baru kemudian bayar itu tidak bisa. Sekarang ini calon pelanggan harus membayar dulu baru kemudian dipasang meteran di rumahnya

"Karena sistem administrasi PDAM sekarang ini nota pembayaran calon pelanggan itu harus ditunjukkan ke bagian gudang supaya bagian gudang bisa mengeluarkan barang," tukas Zuniar.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved