Kamis, 4 Juni 2026

Doa Ketika Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir

Selain berupaya menghindari tempat-tempat rawan sambaran petir dan angin kencang, ada upaya lain yaitu berdoa.

Tayang:
Editor: fitriadi
TribunWow.com/okipratiwi
Ilustrasi orang Berdoa 

BANGKAPOS.COM - Wilayah Bangka Belitung pada Senin (23/9/2019) dan Selasa (24/9/2019) hari ini  diguyur hujan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi kelas I Depati Amir Pangkalpinang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem tiga harian.

Diprakirakan, sebagian besar wilayah Bangka Belitung akan turun hujan pada Selasa (24/9/2019).

BMKG mengingatkan untuk mewaspadai potensi turunnya hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada siang dan sore hari di hampir seluruh wilayah Babel.

Di antaranya Kabupaten Bangka Barat, Bangka, Pangkalpinang, Bangka Tengah, Bangka Selatan, dan Kabupaten Belitung.

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan mewaspadai petir dan angin kencang saat beraktivitas di luar rumah atau bepergian.

"Iya (peringatan dini) itu betul. Sepertinya ini pengaruh cuaca lokal," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Pangkalpinang, Kurniaji dikonfirmasi Bangka Pos, Minggu (22/9/2019).

Dia menjelaskan, peringatan dini yang dikeluarkan tersebut bukan berarti musim kemarau sudah berakhir. Masyarakat awam dinilai dinilai sering salah persepsi mengenai peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.

"Kadang-kadamg masyarakat awam salah persepsinya di situ. Babel ini karakteristik cuaca iklim memang dipengaruhi oleh pergerakan Monsooon. Selain itu, Babel jga unik karena tidak punya musim kering tegas. Artinya akan selalu ada hujan sepanjang tahun walaupun di puncak kemarau," ucap Kurniaji.

Doa saat Hujan Deras Disertai Petir

Hujan deras disertai petir patut diwaspadai. Masyarakat mesti berhati-hati jangan sampai menjadi korban.

Selain berupaya menghindari tempat-tempat rawan sambaran petir dan angin kencang, ada upaya lain yaitu berdoa.

Niat dan Tata Cara Salat Minta Hujan Sesuai Ajaran Agama Termasuk Bacaan Doa

Dikutip dari Tribunstyle.com, untuk umat muslim, ada panduan doa khusus seperti yang diajarkan Rasulullah yang sudah dirangkum dari berbagai sumber.

Berikut beberapa amalan saat hujan yang dikutip dari rumaysho.com:

Dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an”

[Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”. (HR. Bukhari no. 1032)

Ibnu Baththol mengatakan, ”Hadits ini berisi anjuran untuk berdo’a ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin banyak kemanfaatan.”

(Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 5: 18, Asy Syamilah)

Kemudian ketika hujan turun sangat lebat.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu saat pernah meminta diturunkan hujan.

Kemudian ketika hujan turun begitu lebatnya, beliau memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdo’a,

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari

[Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan].” (HR. Bukhari no. 1014)

Syaikh Sholih As Sadlan mengatakan bahwa do’a di atas dibaca ketika hujan semakin lebat atau khawatir hujan akan membawa dampak bahaya

(Lihat Dzikru wa Tadzkir, Sholih As Sadlan, hal. 28, Asy Syamilah)

Kemudian ketika petir menyambar-nyambar ada tuntunan lain untuk berdoa.

Dalam kitab al-Muwaththa’ malalui sanad yang shahih disebutkan, kala mendengar guruh (halilintar) Rasulullah menghentikan pembicaraan lalu berucap:

سُبْحانَ الَّذي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالمَلائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ

Subhânal-ladzî yusabbihur ra‘du bihamdihi walmalâ-ikatu min khîfatihi

Artinya: "Mahasuci (Allah) Dzat yang guruh itu bertasbih dengan memuji-Nya, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya.

Doa Minta Hujan dan Tata Cara Sholat Istisqa, Apa Bedanya dengan Salat Id?

Dalam riwayat lain dengan sanad yang dla‘îf (lemah), doa lain Rasulullah saat mendengar guruh adalah:

اللَّهُمَّ لا تَقْتُلْنا بِغَضَبِكَ ولا تُهْلِكْنا بِعَذَابِكَ وَعافِنا قَبْلَ ذلكَ

Allahumma lâ taqtulnâ bighadlabika walâ tuhliknâ bi‘adzâbika wa ‘âfina qabla dzâlika

Ya Allah, jangan Kau bunuh diri kami dengan murka-Mu, dan jangan Kau rusak diri kami dengan siksa-Mu, dan maafkanlah kami sebelum semua itu.

Jika doa yang kedua menunjukkan kecemasan akan murka dan mati sebelum dosa-dosa terampuni, maka yang pertama tidak demikian.

Doa yang pertama mengesankan adanya kesadaran bahwa guruh dan malaikat pun bertasbih dan memuji Allah.

Keduanya sunnah diamalkan sebagai bentuk dzikir kepada-Nya.

(Bangkapos.com)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Doa Ketika Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved