Doa Saat Terjadi Petir, Rasulullah Hentikan Pembicaraan Lalu Ucapkan Kalimat Ini

Ketika hujan turun begitu lebatnya, Rasulullah SAW memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah.

Doa Saat Terjadi Petir, Rasulullah Hentikan Pembicaraan Lalu Ucapkan Kalimat Ini
TRIBUN MEDAN/Riski Cahyadi
Ilustrasi - Cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang dan kilat petir. 

BANGKAPOS.COM - Kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung hingga Desember 2019.

Meski begitu, masyarakat patut mewaspadai cuaca ekstrem yang boleh jadi sesekali datang mendera.

Seperti di Bangka Belitung, setelah lama tidak hujan, wilayah Bangka Belitung pada Senin (23/9/2019) dan Selasa (24/9/2019) hari ini diguyur hujan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi kelas I Depati Amir Pangkalpinang mengibai masyarakat untuk berhati-hati dan mewaspadai petir dan angin kencang saat beraktivitas di luar rumah atau bepergian.

Selain berupaya menghindari tempat-tempat rawan sambaran petir dan angin kencang, ada upaya lain yaitu berdoa.

Dikutip dari Tribunstyle.com, untuk umat muslim, ada panduan doa khusus seperti yang diajarkan Rasulullah yang sudah dirangkum dari berbagai sumber.

Berikut beberapa amalan saat hujan yang dikutip dari rumaysho.com:

Dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an”

[Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”. (HR. Bukhari no. 1032)

Ibnu Baththol mengatakan, ”Hadits ini berisi anjuran untuk berdo’a ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin banyak kemanfaatan.”

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved