Advertorial
Erzaldi Ajak Orangtua Lindungi dan Penuhi Hak-hak Anak
Sesuai tagline acara ‘Kita Anak Indonesia Kita Gembira’, peringatan Hari Anak Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di halaman Kantor Gubernur Ba
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sesuai tagline acara ‘Kita Anak Indonesia Kita Gembira’, peringatan Hari Anak Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di halaman Kantor Gubernur Babel, Senin (23/9) berlangsung ceria dan riang gembira.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman bersama istrinya, yang juga Bunda PAUD Babel, Melati Erzaldi tak sungkan-sungkan bercengkrama dengan anak-anak dalam acara yang bertema ‘Peran Keluarga Dalam Perlindungan Anak’.
Erzaldi dan Melati misalnya, ikut bernyanyi, berdialog dan bahkan bermain iring-iringan kereta api dengan siswa Taman Kanak-kanak yang hadir.
Peringatan Hari Anak kemarin juga diisi dengan kuis, penampilan solo vokal, pembacaan dan hafalan ayat suci Alquran dan pembacaan deklarasi anak. Kemudian penandatanganan kerja sama antara tiga perusahaan (Metro Fried Chicken, Waterboom The Greenland dan Ecopark Pemali) dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pencatatan Sipil , Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) mengenai Kartu Indonesia Anak (KIA).
Pada peringatan yang dibuka dengan pemukulan gong oleh Erzaldi tersebut, juga berlangsung banyak rangkaian acara lainnya sehingga halaman Kantor Gubernur kemarin lokasi berlangsungnya acara tampak semarak.
Gubernur Erzaldi Rosman mengatakan, sebagai orang tua, anak-anak harus dimotivasi agar sehat, sukses, hebat, cerdas dan bersahaja. Dia mengajak para orang tua untuk melindungi dan memenuhi hak-hak anak.
“Sudah menjadi tanggungjawab kita semua untuk memenuhi hak-hak anak kita,” kata Erzaldi.
Dia menjelaskan, masa emas tumbuh kembang anak-anak adalah mulai dari nol hingga usia sembilan tahun. Masa ini harus dimanfaatkan oleh orang tua dengan cara selalu berkomunikasi dengan anak. Perkembangan otak mereka akan optimal di masa-masa ini dan perlu menjadi perhatian para orang tua agar diisi dengan hal-hal positif.
“Jika diisi kegiatan-kegiatan positif, maka hal-hal positif lah yang akan menjadi karakter anak-anak kita,” katanya.
Erzaldi mengatakan, pemerintah telah nenetapkan ketentuan bahwa usia pernikahan harus di atas 19 tahun. Ini harus diapresiasi sebagai upaya melindungi hak-hak anak. Apalagi pernikahan dini merupakan satu di antara penyebab stunting pada anak.
“Mulailah disosialisasikan bahwa usia menikah itu 19 tahun. Bukan lagi seperti yang dulu, menikah bisa saat masih usia anak,” ucapnya.
Erzaldi juga mengajak anak-anak sudah mulai diedukasi untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Dia berharap, para guru PAUD ikut membantu mensosialisasikannya.
“Kalau dari kecil sudah terbiasa tidak menggunakan bahan plastik, saya yakin dan percaya, saat dewasa mereka tidak akan suka menggunakan bahan-bahan plastik,” ucap mantan Bupati Bangka Tengah itu.
Bunda PAUD Babel Melati Erzaldi mengatakan, sebagai generasi penerus, anak-anak perlu memiliki bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan, keterampilan, jiwa dan semangat kebangsaan. Peringatan Hari Anak Babel diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian, menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi. Pemerintah dan masyarakat diminta berkomitmen mewujudkan ini.
“Sehingga anak-anak kita unggul dalam menghadapi masa depan, berkualitas dan terlindungi,” ujar Melati.
Kepala DP3ACSKB Babel Dra.Susanti, M.AP mengatakan peringatan Hari Anak momentum semua pihak agar sadar bahwa hak-hak anak, seperti hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, dan hak berpartisipasi, perlu dilindungi dan dipenuhi semua hak anak itu disimbolkan pada berbagai acara peringatan Hari Anak kemarin. Acara melibatkan perwakilan anak, forum anak, perangkat daerah, pemerhati anak, dunia usaha hingga media massa ikut terlibat pada acara.
“Kami harapakan semua pihak, stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat, memahami bahwa hak anak sebagai aset bangsa harus kita lindungi,” ucap Susanti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/hari-anak-pemprov.jpg)