Berita Pangkalpinang

Izin Tak Diperpanjang, Dua Senpi Falcon Satpol PP Bangka Digudangkan Direktorat Intel Polda Babel

Satpol PP Kabupaten Bangka memilki dua unit senjata api pistol jenis Falcon Kal 9 milimeter.

Izin Tak Diperpanjang, Dua Senpi Falcon Satpol PP Bangka Digudangkan Direktorat Intel Polda Babel
TRIBUN PEKANBARU
Ilustrasi Senjata Api 

BANGKAPOS.COM-- Satpol PP Kabupaten Bangka memiliki dua unit senjata api pistol jenis Falcon Kal 9 milimeter. Namun senjata tersebut digudangkan oleh Direktorat Intel Polda Kepulauan Bangka Belitung.                Pasalnya senjata tersebut sudah habis masa izin dan tidak diperpanjang oleh Satpol PP Bangka sebagai pemilik.

"Senjata yang dimiliki atau dikuasai sipil ada dua sebab digudangkan terkait izin senjatanya atau pemegang senjatanya ataupun karena disalahgunakan, setahu saya milik Pol PP Bangka karena masa izin senjatanya habis dan tidak diperpanjang," jelas Kabid Humas AKBP Maladi Selasa (24/9/2019).

AKBP Maladi mengatakan, memang untuk izin bagi sipil baik izin pemegang senjata maupun izin senjata apinya wewenangnya ada pada Direktorat Intelijen Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Bagi pemilik diwajibkan lebih dulu memenuhi persyaratan sesuai dengan Perkab Kapolri No 82 Tahun 2004 tentang kepemilikan senjata api dikalangan sipil.

"Berbagai persyaratan dalam Perkab Kapolri No 82 wajib dipenuhi lebih dahulu sebelum dapat memegang senpi termasuk tes psikologi dan memiliki kemampuan menembak,' kata AKBP Maladi

Berdasarkan data yang didapat oleh bangkapos.com senjata miliki Satpol PP Bangka tersebut adalah dua unit senpi pistol jenis Falcon Kal 9 mm. Nomor pabriknya K.5646 dan 5773 dengan nomor izin BKSPK/205-a/VI/2009 dan BKSPK/205-b/VI/2009 berakhir izinnya pada tanggal 22 Juni 2009.

Kasatpol PP Bangka Dalyan Amrie membenarkan dua senjata api milik mereka digudangkan di Ditintel Polda Kepulauan Bangka Belitung karena izinnya sudah habis. Walaupun demikian senpi tesebut tetap milik mereka dan tiap tahun dilaporkan dalam audit BPK RI.

"Benar dua senpi dinas kita digudangkan di Dit Intel Polda Kepulauan Bangka Belitung karena izinnya sudah habis," kata Dalyan Amrie. 

Menurut Dalyan Amrie, pihaknya memang tidak mengajukan perpanjangan izin senjata tersebut. Apalagi beberapa waktu lalu Kapolda Brigjen Pol Istiono memberikan pernyataan bahwa Pol PP di Bangka Belitung tidak perlu memegang senpi dan kepolisian siap membackup.

"Kalau pak kapolda sudah memberikan jaminan jajaran Polda Bangka Belitung akan membackup kegiatan Pol PP yah benar kita nggak perlu senjata api lagi," kata Dalyan Amrie. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved