Breaking News:

Kriminalitas

Nekat Bawa Sabu Enam Kilogram dengan Bayaran Rp 150 Juta, Tiga Kurir Jalani Sidang Perdana

Bakhtiar, Murtala dan Nurdin terdakwa kasus perantara jual beli sabu sebanyak 6 kilogram menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Pangkalpinang

Bangkapos.com/Ferdi Aditiawan
Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang dengan terdakwa Bakhtiar, Murtala dan Nurdin, Selasa (24/9/2019) 

BANGKA POS.COM-- Bakhtiar, Murtala dan Nurdin terdakwa kasus perantara jual beli sabu sebanyak 6 kilogram menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang, Selasa (24/9/2019). Ketiga terdakwa hadir dipersidangan didampingi penasihat hukum.

Sidang pertama yang beragendakan pembacaan dakwaan dibacakan oleh Tommi Purnama SH selaku jaksa penuntut umum

Dalam dakwaannya, JPU menyebutkan Bakhtiar, Murtala dan Nurdin bersalah tanpa hak melanggar hukum menjual, membeli dan menjadi perantara jual beli narkotika golongan 1 bukan tanaman dengan berat melebihi 5 gram dengan berat keseluruhan 6 kilogram,

"Apakah kalian sudah dengar dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum kepada kalian," tanya Rendra Yozar, Hakim Ketua PN Pangkalpinang.

Bakhtiar, Murtala dan Nurdin hanya menundukan kepala dan menjawab singkat iya.

Bakhtiar, Murtala, dan Nurdin ditangkap tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pangkapinang, Badan Narkotika Nasional Provinsi Bangka Belitung dan Petugas Bea Cukai pada tanggal 31 Mei 2019 sekira pukul 11.45 WIB di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Kabupaten Bangka Barat

Bakhtiar, Murtala, dan Nurdin dikenakan Pasal 114,115, ayat 1 dan 2 Undang-Undang RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 15 tahun penjara

Setelah mendengarkan dakwaan sidang dilanjutkan dengan agenda keterangan saksi

Dua orang saksi dihadirkan jaksa penuntut umum dalam persidangan yaitu Zulfi dan Mustanul Arifin

"Berawal dari informasi yang kami dapat dari masyarakat pada tanggal 30 Mei 2019 bahwa akan ada pengiriman barang narkotika jenis sabu-sabu yang dibawa dengan mobil Toyota Vios berwarna hitam dengan nomor polisi B 1332 HY menggunakan jalur kapal fery dari Pelabuhan tTnjung Si Api-Api menuju Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok. Setelah itu kami menindaklanjuti informasi tersebut pada tanggal 31 Mei 2019 kami dari tim gabungan menuju ke Pelabuhan Tanjung Kalian dan melihat mobil dengang ciri yang sama," ungkap Zulfi saksi dari Petugas BNN Pangkalpinang dalam persidangan.

Pihaknya langsung mengamankan mobil tersebut dan melakukan penggeledahan didapati narkotika jenis sabu-sabu yang dibungkus dalam kemasan teh Cina di pintu samping dan belakang mobil. Setelah itu terdakwa beserta barang bukti langsung dibawa ke Kantor BNN Kota Pangkalpinang.

"Menurut pengakuan terdakwa B mereka mendapatkan upah sebesar Rp.150.000.000 dibagi tiga adapun barang tersebut berasal dari Batam yang akan diedarkan ke Pangkalpinang," jelas Zulfi,

Pada persidangan tersebut, barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 6 kilogram dihadirkan dalam persidangan beserta kemasan teh Cina dan handphone yang digunakan ketiga terdakwa untuk berkomunikasi

Setelah mendengarkan sidang dakwaan dan pemeriksaan saksi, majelis hakim yang diketuai oleh Rendra Yozar Dharma Putra akan melanjutkan sidang pada hari kamis (26/9/2019) dengan agenda pemeriksaan saksi ahli.(Bangkapos.com/Cr3)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved