Breaking News:

Kriminalitas

VIDEO: Usai Ditangkap di Sungailiat, Tersangka Korupsi PJU Ditahan Jaksa

Setelah sebelumnya ditetapkan menjadi tersangka terkait kasus dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) Kabupaten Belitung dan Belitung Timur

BANGKAPOS.COM-- Setelah sebelumnya ditetapkan menjadi tersangka terkait kasus dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) Kabupaten Belitung dan Belitung Timur (Beltim) tahun anggaran (TA) 2018 senilai Rp 2,9 M, akhirnya Cha yang menjadi tersangka ditahan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel).

Tersangka Cha diketahui terlibat dalam kasus tipikor ini lantaran yang bersangkutan selaku pihak pelaksana pekerjaan proyek PJU. Sedangkan kegiatan proyek tersebut di bawah naungan intansi Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Babel.

Informasi yang dihimpun dari tim penyidik Pidsus Kejati Babel jika tersangka Cha ditangkap di wilayah Kota Sungailiat, Selasa (24/9/2019) siang. 

Selanjutnya, usai ditangkap tersangka Cha langsung digiring ke Kantor Kejati Babel guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut hingga menjelang sore.

Pantauan bangkapos.com, di Gedung Pidsus Kejati Babel, Selasa (24/9/2019) sore, saat usai menjalani pemeriksaan tersangka Cha keluar ruangan pemeriksaan Pidsus Kejati Babel lantai II.

Ia langsung mendapat pengawalan ketat petugas kejaksaan dan digiring ke dalam mobil operasional tahanan Kejati Babel guna dititipkan di rutan Tuatunu, Pangkalpinang.

Saat digiring petugas, tersangka saat itu terlihat menggunakan baju kaos lengan panjang dengan kepala ditutup dan padanan celana jins. Namun tersangka berjalan cukup langkah cepat masuk ke dalam mobil tahanan.

Sementara itu Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Babel, Roy Arland SH MH mengatakan tersangka Cha ditahan oleh penyidik Pidsus Kejati Babel karena tidak bersikap kooperatif.

Meskipun beberapa kali dilakukan pemanggilan guna dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Pidsus Kejati Babel namun tersangka tak dapat hadir sebaliknya diwakili oleh penasihat hukum tersangka.

"Dengan alasan kalau dipanggil tidak dapat hadir dikarenakan sakit. Namun dilakukan investigasi tersangka (Cha--red) ternyata baik-baik saja," ungkap Roy.

Dalam perkara tipikor ini diterangkannya kembali yakni ada 3 orang tersangka, 2 tersangka lainnya, SW  selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) dan HI, direktur perusahaan yang memenangkan proyek PJU Belitung dan Beltim.

"Rencananya dua orang tersangka lagi akan kita lakukan penahanan. Namun satu tersangka lainnya (SW-- red) kebetulan sedang sakit. Dan satunya lagi akan segera lakukan penahan pula," tegasnya.

Sebagaimana pemberitaan yang pernah dilansir bangkapos.com sebelumnya Kajati Babel, Aditia Warman SH MH mengatakan jika kegiatan proyek PJU Belitung dan Beltim Tahun anggaran 2018 senilai Rp 2,9 M itu telah terjadi penyimpangan keuangan negara hingga diperkirakan pihaknya terjadi total lost.

Bahkan sebelum penetapan para tersangka itu, pihak Kejati Babel melalui tim Pidsus Kejati Babel baru-baru ini sempat melakukan giat penggeledahan terhadap kantor intansi ESDM Provinsi Babel terkait kasus proyek PJU tersebut.

Proyek PJU ini di bawah naungan instansi ESDM Provinsi Babel yang dikerjakan oleh PT PT Nicko Pratama Mandiri (NPM) TA 2019 sebanyak 100 titik di dua Kabupaten Belitung dan Beltim.(Bangkapos.com/Ryan A Prakasa)

Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved