BNNK Bangka Gelar Razia, Pegawai RSUD Sungailiat Dites Urine

Upaya pemberatan penyalahgunaan narkotika dan obat berbahaya (Narkoba) terus digencarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN)

BNNK Bangka Gelar Razia, Pegawai RSUD Sungailiat Dites Urine
IST/R Bembie AP
Suasana pemeriksaan urine Pegawai RSUD Depati Bahrin Sungailiat Bangka. 

BNNK Bangka Gelar Razia, Pegawai RSUD Sungailiat Dites Urine

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Upaya pemberatan penyalahgunaan narkotika dan obat berbahaya (Narkoba) terus digencarkan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka, khususnya di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Kali ini giliran Pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat Bangka, jadi sasaran.

Kepala BNNK Bangka, Eka Agustina, Rabu (25/9/2019) mengatakan, pemeriksaan urine pada pegawai RSUD tersebut dilakukan secara mendadak.

Razia atau tes urine dilaksanakan, Senin (23/9/2019) kemarin, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

"Ini sebagai bentuk perlawanan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba," kata Eka, saat memberikan keterangan didampingi R Bembie AP, Humas BNN Bangka.

Ketika itu, sebanyak 27 orang pegawai di RSUD diminta menyerahkan urine mereka untuk diperiksa secara langsung di tempat.

Pemeriksaaan urine tak hanya pada kalangan PNS, namun juga honorer.

"Terdiri dari tenaga satpam, sopir, staf hingga jajaran direksi tak luput dilakukan pemeriksaan. 27 orang tersebut merupakan gelombang pertama yang diperiksa secara mendadak," katanya.

Diakui Eka, belum semua pegawai di RSUD Depati Bahrin Sungailiat yang dites urine. Keterbatasan waktu dan sarana, menyebakan baru sebagian kecil pegawai yang diperiksa.

"Untuk mengantisipasi pegawai yang belum diperiksa, maka akan dilaksanakan pada razia gelombang berikutnya, tentunya secara mendadak pula," kata Eka.

Setelah dilakukan razia, Tim BNN langsung mengumumkan hasil pemeriksaan kepada direktur RSUD, dr Jasminar. Hasilnya cukup menggembirakan karena 27 pegawai yang dimaksud bebas Narkoba.

"Alhamdulillah, hasil pemeriksaan urine kali ini hasilnya negatif pemakai Narkoba," tegas Eka.

Sementara itu proses pemeriksaan disaksikan oleh Direktur RSUD Depati Bahrin Sungailiat Bangka, dr Jasminar. Sedangkan proses pemeriksaan urine dilakukan oleh dokter BNN, dr Rudy beserta tim.

Proses pemeriksaan oleh BNN Kabupaten Bangka kali ini dipimpin oleh Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Bangka, Abdul Manan.

Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved