Tim Pembina UKS Kabupaten Bangka Nilai Lomba Sekolah Sehat dan UKS

Tim Pembina UKS Kabupaten Bangka melakukan Penilaian Lomba Sekolah Sehat dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Kabupaten Bangka tahun 2019

Tim Pembina UKS Kabupaten Bangka Nilai Lomba Sekolah Sehat dan UKS
Bangkapos/Riki Pratama
Tim Pembina UKS Kabupaten Bangka melakukan Penilaian Lomba Sekolah Sehat dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Kabupaten Bangka tahun 2019, yang dilaksanakan oleh Tim Pembina UKS Kabupaten Bangka. 

Tim Pembina UKS Kabupaten Bangka Nilai Lomba Sekolah Sehat dan UKS

BANGKAPOS.COM -- Tim Pembina UKS Kabupaten Bangka melakukan Penilaian Lomba Sekolah Sehat dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Kabupaten Bangka tahun 2019, yang dilaksanakan oleh Tim Pembina UKS Kabupaten Bangka.

Kasi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, yang juga anggota tim pembina UKS Kabupaten Bangka, Rosmawati, mengatakan tujuan penilaian sekolah sehat adalah untuk melaksanakan Penilaian ditingkat Kabupaten Bangka.

"Mulai dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA yang hasil penilian ini nantinya akan mewakili Kabupaten Bangka, sebagai peserta lomba UKS tingkat Provinsi Bangka Belitung, penilaianya selama satu bulan, dimulai dari Senin kemarin, dan diumumkan pemenangnya pada peringatan hari Kesehatan Nasional 12 November 2019,"ungkapnya.

Ia menambahkan TP UKS terdiri dari empat Kementerian yang bekecimpung di dalamnya, terdiri dari bagian Kesra, Dinkes, Dinas Pendidikan, Kemenag, dan Kemendagri, dengan dilindungi oleh Bupati Bangka.

"Untuk penilaian kreteria kami melaksanakan pedoman instrumen sekolah sehat, yang terdiri dari penilian kebersihan, kerapian, kemudian sara dan prasarana, tempat ibadah, ruang UKS, ruang kelas, kantin sekolah, wc, perpustakaan, kesehatan lingkungan, masalah sampah dan air limba, pendidikan kesehatan, air bersih, layanan kesehatan, pembinaan dokter kecil, dan konselor sebaya di tingkat sekolah,"ungkapnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar sekolah tidak lupa untuk aktif sekolah dalam pembinaan pengawasan dan pelaksanaan program usaha kesehatan sekolah yang bisa dilaksanakan dengan bekerjasama antar lintas sektor terkait sebagai upaya kerjasama untuk keberhasilan peningkatan pelayanan kesehatan di Sekolah.

"Harapan kita untuk pelaksanaan sekolah sehat yang datang agar sekolah lebih mempersipakan sarana dan prasarana serta komitmen ,pendalaman pada lintas sektor untuk membantu pelaksanan lomba sekolah sehat dan melakukan integrasi secara terus menerus kepada OPD terkait, sehingga upaya pelayanan kesehatan terhadap anak sekolah dapat memenuhi standar sesuai dengan indikator standar pelayanan minimal mutu pelayanan kesehatan,"lanjutnya.

Dimana sambungnya, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomer 4 tahun 2019 bahwa setiap anak usia tujuh sampai 15 tahun mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar.

"Mari kita merubah prilaku hidup bersih dan sehat pada anak sekolah, sehingga bisa menolong diri sendiri untuk merubah prilaku ke hidup sehat," tukasnya

(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved