Pria di Sulteng Tewas Dianiaya 3 Debt Collector di Halaman Rumahnya Karena Tak Bayar Utang

Malang nasib Yuyun Tandi Wijaya, warga Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Buton, Sulawesi Tenggara.

Pria di Sulteng Tewas Dianiaya 3 Debt Collector di Halaman Rumahnya Karena Tak Bayar Utang
Kompas.com/Defrianto Neke
Dua orang debt collector ditetapkan sebagai tersangka oleh Satuan Reskrim Polres Baubau, Sulawesi Tenggara setelah kedapatan menyiksa korban hingga tewas. 

BANGKAPOS.COM - Malang nasib Yuyun Tandi Wijaya, warga Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Buton, Sulawesi Tenggara.

Pasalnya gara-gara dia tidak kunjung membayar utang, nyawanya pun menjadi bayarannya.

Seperti yang dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Yuyun ditemukan tewas di halaman rumahnya setelah dianiaya menggunakan senjata tajam pada Minggu (22/09/2019).

Pria 31 tahun itu tewas dengan luka tusukan di tubuhnya.

Kejadian ini bermula ketika ada tiga orang debt collector yang mendatanginya di rumahnya untuk menagih utang sebesar Rp 80 juta.

Namun, Yuyun dan para debt collector malah terlibat cekcok.

Bahkan tak lama, ketiga debt collector itu menganiaya Yuyun menggunakansenjata tajam.

Satuan Reskrim Polres Baubau, Sulawesi Tenggara, pun langsung mengusut tuntas kasus ini dengan mengamankan dua dari tiga pelaku yakni LD dan G.

Kepada polisi, keduanya mengaku hanya disuruh melakukan penganiayaan kepada Yuyun karena tidak kunjung membayar utangnya sebesar Rp 80 juta.

"Menurut keterangannya, (pelaku) menagih utang tapi perintah siapa juga tidak jelas, Katanya berinisial U. Utangnya (korban) sendiri ada Rp 80 juta," kata Kapolres Baubau, AKBP Hadi Winarno di kantornya, Rabu (25/09/2019).

Halaman
123
Penulis: tidakada008
Editor: fitriadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved