Kriminalitas

4 Remaja Pecandu Lem Diamankan Tim Patroli Gabungan Polsek Sungaiselan dan Sat Pol PP Bateng

Tim Patroli Gabungan Polsek Sungaiselan dan Sat Pol PP Kecamatan Sungaiselan, Rabu (25/9/2019) sekitar jam 17.00 WIB

4 Remaja Pecandu Lem Diamankan Tim Patroli Gabungan Polsek Sungaiselan dan Sat Pol PP Bateng
Ist/Polsek Sungaiselan
Polsek Sungaiselan memberikan pengarahan kepada orangtua ke empat remaja yang tertangkap ngelem, Rabu (25/6/2019) di perkebunan sawit milik warga di Jalan Pam Desa Selan Atas Kecamatan Sungaiselan Kabupateng Bangka Tengah (Bateng) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Patroli Gabungan Polsek Sungaiselan dan Sat Pol PP Bangka Tengah, Rabu (25/9/2019) sekitar jam 17.00 WIB berhasil mengamankan empat remaja yang sedang asik menghisap lem di perkebunan sawit milik warga di Jalan Pam Desa Selan Atas Kecamatan Sungaiselan Kabupateng Bangka Tengah (Bateng)

Ke empat remaja tersebut berinisial JY ( 13 ) seorang pelajar, DE ( 14 ) seorang pelajar, AS ( 11 ) yang diketahui tidak sekolah, dan FR ( 17 ) yang juga sudah tidak sekolah, langsung digelandang Tim Patroli gabungan ke Polsek Sungaiselan.

Setelah menggelandang keempat remaja tersebut, Polsek Sungaiselan kemudian memanggil orangtua ke empat remaja tersebut untuk hadir dan mengetahui aktivitas anak anaknya.

Setelah dilakukan mediasi terhadap orangtua dari ke empat remaja tersebut, orangtua AS sepakat dan meminta pihak kepolisian untuk membantu anaknya, untuk dilakukan rehab di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Rehabilitasi Sosial Dharma Wahyu Insani Babel yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Bateng.

AS terpaksa dilakukan rehab dikarenakan sudah sangat kecanduan menghisap lem. Sedangkan tiga remaja lainnya akan dilakukan pembinaan oleh orangtuanya masing-masing.

Kapolsek Sungaiselan Iptu Mulya Sugiharto atas Izin Kapolres Bangka Tengah AKBP Slamet Ady Purnomo menjelaskan bahwa sangat menyayangkan sekali ada remaja yang harus kecanduan dengan lem yang seharusnya merupakan alat perekat justru dihisap oleh para remaja tersebut.

"Kami sangat menyayangkan hal tersebut, lem yang seharusnya alat perekat, namun justru dihisap oleh para remaja tersebut," sesal Mulya, Kamis (26/9).

Beliau juga menjelaskan bahwa ini seharusnya tidak terjadi jika orang tua perduli terhadap semua kegiatan anak- anaknya, karena imbas dari lem ini apabila dihisap sangat berbahaya bagi kesehatan,

Terpisah Kapolres Bangka Tengah AKBP. Slamet Ady Purnomo membenarkan telah dilakulan pengamanan terhadap empat remaja pecandu lem tersebut, pada saat pihak Kepolisian dari polsek Sungaiselan melakukan patroli.

Ia mengimbau kepada orangtua agar menjaga buah hati mereka, agar tidak salah dalam pergaulan, seperti sering keluar malam, terlebih terlibat dalam penyalahgunaan lem tersebut.

"Ini bisa merusak kesehatan, dan prilaku dari anak tersebut menjadi tidak normal,"  tegas Slamet, Kamis (26/9) kepada Bangkapos.com di ruang kerjanya.

Untuk itu, pihak kepolisian dengan senang hati akan membantu para orangtua, jika para orangtua mendapatkan anaknya kecanduan lem, dan sudah sulit untuk dikontrol.

"Bisa langsung datang dan akan kami terima laporannya, dan kami akan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk dilakukan rehabilitasi," kata Slamet. 

(bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved