Angkata Muda Muhammadiyah Babel Sampaikan Pernyataan Sikap untuk Kapolri dan Presiden

AMM Babel mendesak Kepala Polri mengusut tuntas pelaku penembakan peseta Aksi Gerakan Mahasiswa dan menghentikan semua bentuk tindakan kekerasan.

Angkata Muda Muhammadiyah Babel Sampaikan Pernyataan Sikap untuk Kapolri dan Presiden
BANGKA POS / IST
AMM Kepulauan Babel yang terdiri dari Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Bangka Belitung, DPD IMM Bangka Belitung, Pimpinan Wilayah IPM Bangka Belitung dan Nasiyatul Aisyah Bangka Belitung menggelar konferensi Pers terkait Konsolidasi Perkembangan dan Perkembangan Kebangsaan, Sabtu (28/9/2019) kemarin di Panti Asuhan Aisyah, Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kepulauan Bangka Belitung mengeluarkan enam poin pernyataan sikap untuk permasalahan yang dihadapi Bangsa Indonesia saat ini. Beberapa poin pernyataan sikap tersebut ditujukan kepada Kepala Polri dan Presiden RI.

AMM Babel mendesak Kepala Polri mengusut tuntas pelaku penembakan peseta Aksi Gerakan Mahasiswa dan menghentikan semua bentuk tindakan kekerasan. Mereka juga meminta Presiden RI mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk UU KPK.

Demikian disampaikan AMM Kepulauan Babel melalui keterangan tertulis. Sebelumnya mereka yang terdiri dari Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Bangka Belitung, DPD IMM Bangka Belitung, Pimpinan Wilayah IPM Bangka Belitung dan Nasiyatul Aisyah Bangka Belitung menggelar konferensi Pers terkait Konsolidasi Perkembangan dan Perkembangan Kebangsaan, Sabtu (28/9/2019) kemarin di Panti Asuhan Aisyah Pangkalpinang.

"Ini kami sampaikan menyikapi berbagai permasalahan kebangsaan yang saat ini menjadi isu nasional dan menjadi pro dan kontra di berbagai kalangan masyarakat. Di iantaranya terkait Rancangan KHUP yang saat ini menjadi isu di masyarakaUndang-Undang KPK yang banyak menuai kontra di masyarakat, hingga penembakan peserta aksi kader IMM di Provinsi Sulawesi Tenggara," bunyi siaran pers.

AMM Babel menyatakan, DPD IMM Bangka Belitung berencana melakukan aksi di depan Polda Kepulauan Bangka Belitung. Aksi akan akan dilaksanakan pada Senin (30/9/2019).

Enam Poin Pernytaaan Sikap AMM Kepulauan Babel:

1)Mendesak Kapolri untuk mengusut tuntas pelakupelaku penembakan peseta Aksi Gerakan Mahasiswa dan menghentikan semua bentuk tindakan kekerasan.

2) Meminta Presiden RI mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk UU KPK.

3) Mendesak Polri untuk menghentikan tindakan represif terhadap para pengunjuk rasa yang cenderung berbentuk brutalitas.

4) Memandang bahwa dalam iklim demokrasi, penyampaian pendapat, dan aspirasi harus dijamin kebebasannya oleh konstitusi dan peraturan perundangan.

5) Tidak menutup kemungkinan jika ada aksi damai yang akan dilakukan, baik dalam tingkatan wilayah, maupun dalam tingkatan daerah masing-masing.

6) Mengajak semua elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga ketertiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved