Berita Bangka Barat
200 Tabung Gas Melon di SPBU Kampung Jawa Ludes dalam Hitungan Jam
Dalam hitungan jam ratusan tabung gas elpiji ukuran 3 Kilogram di pangkalan Gas SPBU 24.33376, Kampung Jawa Muntok ludes diborong warga.
Penulis: Antoni Ramli | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dalam hitungan jam, ratusan tabung gas elpiji ukuran 3 Kilogram di pangkalan Gas SPBU 24.33376, Kampung Jawa Muntok ludes diborong warga.
Karli, pengawas SPBU menyebut suplai tabung gas melon seminggu dua kali pada Selasa dan Sabtu. Menurut Karli, sekali suplai pangkalan SPBU kebagian sekitar 200 tabung.
Karli mengaku tiap kepala keluarga mendapat jatah satu tabung gas melon.
Namun, tak jarang mereka kecolongan, mengingat banyaknya jumlah warga yang membeli tabung gas melon.
Untuk harga, tiap tabung gas melon dibandrol sesuai HET Rp 17.000.
"Saya juga heran orang senangnya beli disini. Padahal SPBU lain juga ada pangkalan. Biasa datang 200 tabung, itu dalam hitungan jam sudah habis. Kalau harga jual sesuai HET," ujar Karli di temui dari SPBU, Senin (30/9/2019)
Pengawas SPBU Kampung Jawa, Karli tak mampu berbuat banyak dengan tingginya animo masyarakat yang membeli tabung gas elpiji ukuran 3 Kilogram.
Terlebih menurut Karli, tak ada pendataan bagi warga yang berhak memperoleh tabung gas melon tersebut.
Alhasil pihak SPBU pun menggunakan sistem pendataan bedasarkan antrian.
Dirinya berharap kedepan, ada pendataan bagi para penerima tabung gas melon agar peruntukannya tepat sasaran.
"Ya kadang kami juga kualahan, karena tidak ada pendataan. Jadi kami sistem antrian, mana yang dulu datang dan atri itu yang kami kasih dulu," ujar Karli, Senin (30/9/2019)
(bangkapos.com/ Anthoni Ramli)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/operasi-pasar_20180208_121429.jpg)