Jelang Pilkada, KPUD Bangka Barat Dapat Dana Hibah Hampir Rp 16 Miliar

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bangka Barat menerima dana hibah untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)

Jelang Pilkada, KPUD Bangka Barat Dapat Dana Hibah Hampir Rp 16 Miliar
Ist
Bupati Bangka Barat Markus SH dan Ketua KPUD Pardi S.Si menunjukan naskah perjanjian hibah yang telah ditandatangani, Selasa (1/10) sore 

BANGKAPOS.COM-- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bangka Barat menerima dana hibah untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bangka Barat 2020, senilai hampir Rp16 miliar.

Bupati Markus SH meneken NPHD untuk Pilkada Babar Tahun 2020
Bupati Markus SH meneken NPHD untuk Pilkada Babar Tahun 2020 (Ist)

Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) ini ditandatangani Bupati Bangka Barat Markus SH, Ketua KPUD Babar Pardi S.Si, Ketua Bawaslu Babar Rio Febri Fahlevi disaksikan Plt Sekda M Effendi beserta para Asisten Setda Babar di OR 1 Pemkab Bangka Barat, Selasa (1/10/2019) sore.

Ketua KPUD Bangka Barat, Pardi menjelaskan, dengan ditandatanganinya NPHD ini maka penyelenggaraan Pilkada Babar sudah dapat dipastikan akan terlaksana tahun 2020. Mulai hari ini, 1 Oktober 2019, tahapan Pilkada Babar pun sudah mulai dilaksanakan hingga digelarnya pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020.

"Dana hibah senilai kurang lebih Rp.15,980 miliar ini akan kami gunakan sesuai peruntukan untuk seluruh proses tahapan pilkada Babar yang dimulai hari ini. Dengan penandatanganan NPHD ini, KPUD Babar segera melaksanakan program-program kerja mulai dari penjaringan calon hingga penyelenggaraan Pilkada Babar pada 23 September 2020 mendatang," kata Pardi.

Dia berharap, dukungan besar dari pemerintah daerah maupun DPRD demi suksesnya hajatan Pilkada 2020 mendatang.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Bangka Barat, Abimanyu menerangkan, penandatanganan NPHD untuk Pilkada 2020 ke KPUD dan Bawaslu sudah sesuai Permendagri No. 54 Tahun 2019 tentang pendanaan kegiatan pemilihan gubernur, bupati dan walikota yang bersumber dari APBD.

"Merujuk Permendagri No. 54/2019 memang paling lambat dilaksanakan tanggal 1 Oktober. Nah, nominal dana hibah untuk KPUD total kurang lebih Rp 16 miliar sementara Bawaslu Babar sekitar Rp.5,3 miliar," jelas Abimanyu.

Bupati Markus SH berpose bersama pimpinan KPUD dan Bawaslu Babar sesaat usai penandatanganan NPHD
Bupati Markus SH berpose bersama pimpinan KPUD dan Bawaslu Babar sesaat usai penandatanganan NPHD (Ist)

Abimanyu berharap, dana hibah yang bersumber dari APBD untuk pelaksanaan Pilkada 2020 yang merupakan wujud nyata dukungan Pemda terhadap pelaksanaan Pilkada ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya agar Pilkada nantinya dapat berhasil tanpa hambatan apapun.

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved