Suami Pergi ke Warung Kopi, Istri Berhubungan Badan dengan Tetangga Tapi Tak Puas di Kamar Rumah

Asik Hubungan Intim dengan Tetangga saat Suami ke Warung Kopi, Istri pun Tewas Dipukul dengan Batu

Suami Pergi ke Warung Kopi, Istri Berhubungan Badan dengan Tetangga Tapi Tak Puas di Kamar Rumah
Tribunbali.com
Ilustrasi foto 

BANGKAPOS.COM - Entah apa yang terjadi pada pasangan satu ini.

Sudah melakukan kesalahan karena berbuat dosa masih tega berbuat dosa yang lebih parah lagi.

Kali ini seorang istri yang sudah berselingkuh dari suami malah jadi korban pembunuhan selingkuhan.

---

Bangkapos.com melansir berita yang juga ada di Tribun Jambi menceritakan tentang nasib nahas seorang istri yang selingkuh dari suami namun harus tewas ditangan selingkuhannya sendiri.

Ya, seorang istri selingkuh dengan tetangganya saat sang suami pergi ke warung kopi.

//

Nahas, sang istri tewas setelah dipukul batu oleh selingkuhannya.

Korban bernama Ratmiati (36).

//

Ratmiati dibunuh oleh tetangganya sendiri, yakni seorang pria berinisial JY (50).

Polisi kini berhasil mengungkap motif pelaku, yang nekat melakukan aksinya.

Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Ekspresi Wajah Pengantin Perempuan Jadi Perdebatan Saat Berbuat Ini

Pelaku melakukan aksinya setelah berhubungan intim dengan korban.

Ratmiati dan JY sama-sama sudah berkeluarga.

Namun, keduanya disebut-sebut memiliki hubungan spesial.

Hal itu berdasarkan pengakuan dari JY saat diinterogasi.

Pemuda 19 Tahun Tergiur Rayuan 2 Gadis Dewasa hingga Diikat di Ranjang dan Direkam Saat Diperkosa

Tim Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Blora, Jawa Tengah meringkus JY (50), seorang pria yang membunuh Ratmiati (36), warga Dukuh Guyung, Desa Klagen, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (27/9/2019). JY tak lain adalah tetangga korban. Antara rumah korban dan tersangka berjarak sekitar 100 meter.
Tim Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Blora, Jawa Tengah meringkus JY (50), seorang pria yang membunuh Ratmiati (36), warga Dukuh Guyung, Desa Klagen, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (27/9/2019). JY tak lain adalah tetangga korban. Antara rumah korban dan tersangka berjarak sekitar 100 meter. ((KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO))

JY merupakan ayah dua anak yang bekerja sebagai petani.

Ia dan keluarganya tinggal di dekat kediaman Ratmiati.

Rumah JY berjarak sekira 100 meter dari kediaman Ratmiati.

"Motifnya karena asmara cinta segitiga."

"Jadi, kami sinkronkan keterangan sejumlah saksi yang menyebut pelaku dan korban sering bertemu."

"Setelah kami interogasi, pelaku mengakui punya hubungan spesial dengan korban. Mengenai lain-lain, nanti ya," ujar Heri sebagaimana dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com.

Ratmiati yang memiliki dua anak itu ditemukan tewas oleh suaminya, Sukardi (48) di depan kamar mandi rumah pada Rabu (25/9/2019) sekira pukul 23.30 WIB.

Sebelum kejadian, Sukardi keluar rumah untuk nongkrong di warung kopi.

Sepulangnya dari sana, Sukardi masuk ke rumah.

Ia lalu merasa curiga lantaran istrinya tak ada di kamar.

Petani itu pun berupaya mencari keberadaan istrinya dengan berjalan ke belakang rumah.

Alangkah kagetnya Sukardi melihat istrinya sudah tersungkur di depan kamar mandi.

Saat itu, kedua anaknya yang masih kecil sudah tertidur pulas.

Semula, Sukardi menduga bahwa istrinya terpeleset dari kamar mandi.

Seketika itu, Sukardi bersama kerabatnya langsung melarikan Ratmiati ke PKU Muhammadiyah Cepu mengendarai mobil.

Namun, tim medis menyatakan bahwa Ratmiati sudah meninggal dunia.

Dari keterangan tim medis PKU Muhammadiyah Cepu, banyak luka tak wajar ditemukan di kepala bagian belakang Ratmiati.

Pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Satreskrim Polres Blora.

Heri Dwi Utomo mengatakan, dari hasil pemeriksaan ditemukan bercak darah Ratmiati yang membekas di baju pelaku, JY (50).

Ada indikasi pelaku memukulkan batu ke kepala ibu dua anak itu dengan sangat keras.

"Bukti utama batu dan baju pelaku yang ada bercak darah korban. Kami masih dalami kasus ini," kata Heri saat dihubungi Kompas.com, Minggu (29/9/2019) malam.

Sementara, Kapolsek Kedungtuban, Iptu Suharto menyampaikan, selama ini pelaku dan korban diketahui telah menjalin hubungan asmara gelap meski masing-masing telah berkeluarga.

Tim Satreskrim Polres Blora, Jawa Tengah masih melakukan serangkaian pemeriksaan di rumah Ratmiati (36), di Dukuh Guyung, Desa Klagen, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (27/9/2019)
Tim Satreskrim Polres Blora, Jawa Tengah masih melakukan serangkaian pemeriksaan di rumah Ratmiati (36), di Dukuh Guyung, Desa Klagen, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (27/9/2019) ((KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO))

Sejumlah saksi menyebut bahwa keduanya telah berselingkuh dengan menjalin hubungan asmara cinta segitiga.

Sampai akhirnya di malam nahas itu, Ratmiati tewas di tangan JY selingkuhannya tersebut.

Menurut pengakuan pelaku, sebelum kejadian tragis itu, keduanya baru saja rampung berhubungan badan di rumah Ratmiati.

Saat itu, suami Ratmiati pergi ke warung kopi.

Sedangkan, kedua anak Ratmiati juga sudah tertidur pulas.

JY masuk melalui pintu belakang rumah Ratmiati.

Seusai berhubungan intim, keduanya duduk mengobrol santai di depan Kamar Mandi.

Saat itu, Ratmiyati tiba-tiba mengomel kepada JY lantaran mengaku tidak terpuaskan seusai berhubungan badan

"Dari situlah, pelaku merasa tersinggung dengan perkataan korban yang ngomel-ngomel terus akibat tak terpuaskan."

"Seketika itu pelaku mengambil batu dan menghantamkannya ke kepala korban. Seusai terkapar, pelaku melarikan diri lewat pintu belakang," terang Suharto, saat menjelaskan kasus istri selingkuh lalu tewas dibunuh.

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Istri Selingkuh hingga Berhubungan Intim di Rumah Saat Suami ke Warung Kopi, Lalu Tewas Dipukul Batu

Editor: ediyusmanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved