Heboh Siswa SMP Meninggal Setelah Dihukum Guru Lari 20 Kali Kelilingi Lapangan Sekolah

Kejadian tragis ini menimpa seorang siswa SMP. Sang murid meninggal dunia setelah menerima hukuman dari gurunya.

Heboh Siswa SMP Meninggal Setelah Dihukum Guru Lari 20 Kali Kelilingi Lapangan Sekolah
Kolase/ Tribun Manado / Jufry Mantak
Kepala SMP Kristen 46 Mapanget Barat Selmi Ramber Spd memberikan penjelasan atas meninggalnya siswa bernama Fanly Lahingide 

BANGKAPOS.COM - Guru mesti berhati-hati menghukum muridnya.

Meski murid melakukan kesalahan berat, hukuman yang diberikan hendaknya tidak berdampak negatif bagi fisik anak.

Salah sedikit bisa fatal. Apalagi hukuman yang diberikan guru membuat siswa kesakitan, bahkan meninggal dunia.

Kejadian tragis ini menimpa seorang siswa SMP. Sang murid meninggal dunia setelah menerima hukuman dari gurunya.

Kasus ini pun sontak membuat heboh sekolah.

Baru-baru ini warga Kota Tinutuan, Sulswesi Utara digegerkan dengan kematian seorang siswa SMP.

Hal itu gegera diketahui, siswa tersebut meninggal seusia menerima hukuman dari gurunya, Selasa (1/10/2019).

Siswa itu adalah Fanly Lahingide.

Fanly Lahingide adalah siswa SMP Kristen 46 Mapanget Barat.

Kronologi Istri dan Selingkuhan Mau Habisi Suami, Sewa Pembunuh Bayaran tapi Rencana Jahat Gagal

Fanly Lahingide adalah Warga Perumahan Tamara, Kelurahan Mapanget Barat, Lingkungan VIII, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulut.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved