Kronologi Keributan Antara Tenaga Kerja Asing Asal China dengan Tenaga Lokal, Ternyata Ini Pemicunya

Terjadi bentrokan antara pekerja lokal dengan pekerja asing asala China (TKA) di proyek PLTU sumsel 8 Muaraenim

Kronologi Keributan Antara Tenaga Kerja Asing Asal China dengan Tenaga Lokal, Ternyata Ini Pemicunya
tangkapan layar pembangunan PLTU 8 melalui Google Map
Kronologi Keributan Antara Tenaga Kerja Asing Asal China dengan Tenaga Lokal Ternyata Ini Pemicunya (Google Map PLTU Sumsel 8) 

Kronologi Keributan Antara Tenaga Kerja Asing Asal China dengan Tenaga Lokal, Ternyata Ini Pemicunya

BANGKAPOS.COM - Terjadi bentrokan antara pekerja lokal dengan pekerja asing asala China (TKA) di proyek PLTU sumsel 8 Muaraenim.

Bahkan ada pekerja yang sampai harus dirawat di Rumah Sakit.

Dikutip dari Tribunsumsel.com (grup bangkapos.com) begini kronologi yang dihimpun di lapangan

Terjadi konflik antara tenaga Kerja Lokal di PLTU Sumsel 8 dan tenaga kerja asal China

Ini dikarenakan tenaga kerja lokal tidak mengerti bahasa dari tenaga kerja asal China

Keributan yang terjadi di Desa Tanjung Lalang kecamatan Tanjung Agung itu dibenarkan Manager Umum dan CSR PT Huadian Bukit Asam Power (HBHP) Giana.

"Sebenarnya hal itu terjadi karena adanya miss comunication antara pekerja lokal kita dengan TKA. Semua sudah selesai dan sudah kita lakukan mediasi hari itu juga,"kata Giana didampingi GM PT HBHP, Zheng Guoxion dan GA Manager China Huadian Hongkong Co Ltd (CHDHK), Liu Zheng saat ditemui Tribunsumsel.com, Selasa, (1/10/2109).

Dikatakan Giana, bahwa hal tersebut bermula saat tenaga kerja lokal diminta untuk mengambil barang oleh TKA.

Namun setelah diambilkan ternyata salah, dan telah berulang-ulang namun masih juga tetap salah.

Semua itu terjadi karena tenaga kerja lokal kita tidak mengerti dengan bahasa yang digunakan oleh TKA China.

"Sementara TKA tidak bisa berbahasa indonesia, jadi disitu terjadi misscomunikasi dan terjadilah keributan tersebut, dan melihat kedua TKA tersebut ribut,"

Halaman
123
Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved