Sempat Didemo Warga, Penambang Bongkar Peralatan Tambang di Pantai Matras

Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka, Rabu (2/10/2019) memastikan, tak ada lagi aktivitas tambang ilegal

Sempat Didemo Warga, Penambang Bongkar Peralatan Tambang di Pantai Matras
istimewa
Tim Satpol PP Bangka meninjau lokasi tambang ilegal di Pantai Matras Sungailiat Bangka, Rabu (2/10/2019). 

Sempat Didemo Warga, Penambang Bongkar Peralatan Tambang di Pantai Matras

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka, Rabu (2/10/2019) memastikan, tak ada lagi aktivitas tambang ilegal (TI) di bibir Pantai Matras Sungailiat Bangka.

Aksi demo ratusan nelayan, Senin (1/10/2019) kemarin, berhasil mengusir penambang timah tersebut hengkang dari destinasi wisata ini.

Kepala Kantor Satpol PP Kabupaten Bangka, Dalyan Amrie diwakili Kabid Perundang-Undangan, Achmad Suherman, Rabu (2/10) menyatakan, sejumlah personil Pol PP Bangka dikirim ke lokasi yang dimaksud untuk memastikan bahwa penambang betul-betul memenuhi desakan nelayan.

"Makanya hari ini kita lakukan pemantauan TI di Matras yang didemo warga nelayan, kemarin," kata Suherman.

Fakta yang didapat hari ini, Pol PP tak melihat adanya aktivitas penambangan di lokasi pantai yang dimaksud. Namun demikian, sejumlah pekerja dan pemilik TI masih berada di lokasi.

Namun keberadaan pekerja dan pemilik TI, bukan untuk menambang lagi, melainkan membongkar peralatan tambang mereka, pindah ke lokasi lain.

"Sudah dibongkar oleh warga yang nambang hari ini," kata Suherman.

Suherman mengimbau agar penambang sadar atau tidak lagi merusak destinasi wisata pantai atau fasilitas umum. Sebab kawasan tersebut merupakan aset yang nantinya menjadi primadona promosi daerah.

Intinya penambang silahkan cari rejeki, namun usaha yang dilakoni jangan sampai menggangu kepentingan orang lain.

"Semua sama-sama cari rejeki, jadi kita harus saling jaga, jangan sampai merugikan pihak lain. Sedangkan kepada, masyarakat nelayan jangan anarkis, jangan main hakim sendiri. Kita harus berkepala dingin, selesaikan masalah melalui musyawarah karena semua pasti ada solusinya," imbau Suherman

(bangkapos.com/ferylaskari).

Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved