Berita Sungailiat

Kapolres Bangka Undang KPAD Bangka Belitung Bahas Soal Unjuk Rasa Oknum Pelajar

Kerjasama KPAD dengan Polres Bangka sebagai upaya mencegah sikap radikalisme para pelajar agar daerah ini kondusif.

Kapolres Bangka Undang KPAD Bangka Belitung Bahas Soal Unjuk Rasa Oknum Pelajar
IST/Photo Kiriman Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono
Kapolres Bangka Undang KPAD Babel Bahas Soal Unras Oknum Pelajar 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Keterlibatan sejumlah oknum pelajar di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bangka dalam aksi unjuk rasa baru-baru ini menjadi perhatian khusus pihak kepolisian.

Terkait itu pula Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono, Kamis (3/10/2019) mengundang Pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAI/KPAD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung guna membahas persoalan yang terjadi.

"Saya bersama KPAI (KPAD) Provinsi Babel melakukan rapat menindak-lanjuti keterlibat pelajar di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka dalam aksi Unras di Kantor DPRD Provinsi Kepulauan Babel pada Tanggal 30 Septembee 2019 lalu," kata Kapolres kepada bangkapos.com, Kamis (3/10/2019) malam.

Kegiatan rapat tersebut berlangsung di ruang kerja Kapolres Bangka di Sungailiat. Rapat dilakukan untuk membuat program pembinaan bagi pelajar usia bawah umur agar tidak lagi terlibat atau terpengaruh segala bentuk aksi demo dalam bentuk apapun.

"KPAI (KPAD) dan Polres Bangka akan merencanakan pembinaan dengan metode-metode edukasi, sekaligus memberikan pembinaan mental remaja millenial," kata Kapolres.

Sementara itu, oknum pelajar terindikasi dan terlibat aksi unjuk rasa akan segera mendapat sentuhan melaui metode psikis dan emosial guna menggali latar belakang para pelajar yang mudah terpengaruh hasutan dan ajakan aksi demo dalam bentuk apapun.

Kerjasama KPAD dengan Polres Bangka sebagai upaya mencegah sikap radikalisme para pelajar agar daerah ini kondusif.

"Kita juga mengidentifikasi siapa yang mengajak siswa SMA/SMK untuk melakukan unjuk rasa di kantor DPRD Provinsi Babel, beberapa waktu lalu," kata Kapolres.

Sebelumnya pihak Polres Bangka sudah melakukan langkah-langkah pencegahan agar para pelajar di Kabupaten Bangka, khususnya kalangan SMA dan SMK tidak terlibat aksi unjuk rasa.

Upaya pencegahan agar pelajar tak melakukan unjuk rasa dilakukan Polres Bangka melalui berbagai cara.

"Seperti Program Police Goes to School, menjadi pembina upacara serta telah dilakukan deklarasi tolak unjuk rasa dan bentuk kekerasan apapun di Kabupaten Bangka," kata Kapolres.

(bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved