Berita Pangkalpinang

Perusahaan Membandel Tak Bayar Iuran BPJS Ketenagajerjaan Bisa Terancam Sanksi Pidana

BPJS Ketenagkerjaan Cabang Kota Pangkalpinang menggelar sosialisasi, monitoring, dan evaluasi kerjasama

Perusahaan Membandel Tak Bayar Iuran BPJS Ketenagajerjaan Bisa Terancam Sanksi Pidana
Bangkapos.com/Ferdi Aditiawan
Foto Bersama Setelah Kegiatan Sosialisasi, Monitoring, dan Evaluasi, Kamis (3/10/2019) di Ball Room Soll Marina Hotel / Ferdi Aditiawan 

BANGKAPOS.COM-- BPJS Ketenagkerjaan Cabang Kota Pangkalpinang menggelar sosialisasi, monitoring, dan evaluasi kerjasama dengan kejaksaan yang ada di seluruh Provinsi Bangka Belitung, selama dua hari, Kamis (3/10/2019) dan Jumat (4/10/2019).

Acara yang dipusatkan di Ball Room Soll Marina Hotel. dibuka secara langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Pangkalpinang, Y Aris Daryanto.Kegiatan ini dihadiri Asisten Deputi Direktur Wilayah Sumbagsel Bidang Pelayanan, Utami Ningsih, Wakil Kajati Provinsi Bangka Belitung, Damianus Tagor Sidabutar dan seluruh kepala kejaksaan yang ada di kabupaten kota Provinsi Bangka Belitung serta tamu undangan terhormat lainnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang kota Pangkalpinang, Y Aris Daryanto, dalam sambutannya mengatakan BPJS ketenagkerjaan merupakan dasar hukum publik yang bertanggung jawab kepada presiden.

Program BPJS ketenagkerjaan diberikan dengan tujuan untuk melindungi tenaga kerja dari risiko sosial ekonomi yang diakibatkan adanya kecelakaan kerja, kematian dan sekaligus sebagai garis pengaman sosial, khususnya untuk masyarakat miskin.

Dalam penyelenggaraan program BPJS Ketenagakerjaan terdapat sembilan prinsip. Diantara prinsip yang bertujuan bahwa iuran yang terkumpul digunakan untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya terhadap peserta bpjs ketenagakerjaan sesuai dengan dasar hukum yang diatur dalam Undang-Undang, peraturan pemerintah, peraturan presiden dan peraturan menteri.

"Guna memperkuat struktur organisasi dan pemerintahan yang strategis, maka BPJS ketenagkerjaan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi, monitoring, dan evaluasi yang bekerjasama dengan kejaksaan seluruh Provinsi Bangka Belitung,"  jelas Y Aris Daryanto

Adapun isi kerjasamanya, yang pertama memperkuat monitoring dan evaluasi yang terstruktur guna memenuhi hak-hak tenaga kerja sebagai peserta jaminan sosial, kedua menandatangani nota kesepahaman dengan instansi penegak hukum (kejaksaan) dan untuk meningkatkan akulturasi kinerja BPJS ketenaga kerjaan sewilayah sumbagsel dengan seluruh instansi kejaksaan seluruh wilayah Provinsi Bangka Belitung sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat atas pentingnya perlindungan dari program BPJS ketenagakerjaan ini.

Y Aris Daryanto menyebutkan dasar kegiatan kerjasama ini terterang dalam MoU tentang penanganan masalah hukum dibidang tata usaha negara

"Untuk selanjutnya dapat ditindaklanjuti kerjasama antara kantor cabang BPJS ketenakerjaan dengan kantor kejaksaan yang ada diseluruh Provinsi Bangka Belitung," kata Y Aris Daryanto

Ia menuturkan tujuan diadakannya kegiatan ini guna memberikan monitoring dan evaluasi kerjasama antara BPJS Ketenakerjaan Cabang Kota Pangkalpinang dengan kejaksaan diwilayah hukum Provinsi Bangka Belitung

Halaman
123
Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved