Berita Bangka Barat

Bubu Nelayan Raib Disapu Kapal Trawl

Para Nelayan Tanjung Ular mengeluhkan dampal dari operasional kapal trawl (pukat harimau) tidak hanya menguras hasil tangkapan nelayan

Bubu Nelayan Raib Disapu Kapal Trawl
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Akiun, Nelayan Tanjung Ular 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Para Nelayan Tanjung Ular mengeluhkan dampal dari operasional kapal trawl (pukat harimau) tidak hanya menguras hasil tangkapan nelayan saja, tetapi juga kerap kali membuat jaring serta bubu nelayan rusak bahkan raib.

Menurut Akiun ,Nelayan Tanjung Ular, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, mengatakan selain memancing, para nelayan menebar pukat, bubu menjadi alat tangkap nelayan tradisional.

Terlebih ikan ikan yang masuk ke bubu kebanyakan ikan karang seperti kerapu, yang harga jualnya cukup menjanjikan. Namun dengan beroperasinya kapal trawl, tak sedikit bubu yang dipasang nelayan raib.

"Selain tangkapan bekurang, sejak ada trawl ini sering kali bubu yang kami pasang hilang. Misalnya pasang hari ini, besok pas mau diangkat tahu-tahu sudah hilang. Satu bubu itu modalnya sampai dua ratus lebih, belum tali, dan kayunya," keluh Akiun, Jumat (4/10/2019). (Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved