Berita Pangkalpinang

Gunakan Celana, Made Wiastra Gantung Diri di Dalam Kamar Mandi Tahanan Polsek Bukit Intan

Satu dari tiga tahanan pelaku curat meninggal dunia di dalam kamar mandi tahanan Polsek Bukit Intan, Jum'at (04/10/2019).

Gunakan Celana, Made Wiastra Gantung Diri di Dalam Kamar Mandi Tahanan Polsek Bukit Intan
Kolase Tribun Video
Ilustrasi gantung diri 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Satu dari tiga tahanan pelaku curat meninggal dunia di dalam kamar mandi tahanan Polsek Bukit Intan, Jum'at (04/10/2019).

Sebelumnya pada Kamis (03/10/2019) tim Opsnal Polsek Bukit Intan menangkap tiga pelaku yang merupakan DPO Polsek Tanjung Pandan.

Ketiga pelaku yaitu Tedi Putra, Piro Apriyansyah, dan Made Wiastra ditangkap di perumahan Zikir Residance Kel. Selindung Kec. Gabek.

Namun, belum sempat dibawa ke Polsek Tanjung Pandan, Belitung salah satu pelaku Made Wiastra nekat mengakhiri hidupnya di kamar mandi tahanan Polsek Bukit Intan.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang didampingi Kasubag Ipda Sianturi seizin Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono mengatakan, saat pengecekan anggota Polsek tidak ada masalah hingga pukul 05.00.

“Saat pengecekan ini sempat masih merokok sama temannya, dia juga pinjam celana katanya dingin. Ketika jam 06.00 ada yang bangun mau kencing, ditanya lama kencing apa berak tapi tidak ada jawaban. Setelah dilihat Made sudah tergantung dengan celana tadi. Pertama kali yang melihat kejadian ini AM, karena mau menggunakan WC ini. Dia bukan teman korban dan tahanan kasus lain,” ujar Kompol Jadiman Sihotang.

Melihat hal ini, AM berteriak dan anggota piket Polsek langsung menyambangi mereka. Terlihat Made sudah tergantung kemungkinan sekitar pukul 05.30 saat ke kamar mandi. Pukul 06.00 dia ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Setelah itu kita olah TKP, dokter dari Polres sudah datang dari Polda, forensik, Kasat Reskrim untuk melakukan olah TKP. Lidahnya keluar, air mani dan kotoran juga keluar dari tubuh Made Wiastra Murni dia gantung diri, tanda-tanda dia bunuh diri,” tuturnya.

Saat ini korban sudah diantar anggota Polsek Bukit Intan ke keluarga korban di Belitung.

"Pihak keluarga menerima ini sebagai musibah dan tidak menuntut pihak kepolisian karena memang tidak ada bekas luka di bagian tubuhnya dan murni bunuh diri," tutupnya.

(Bangka Pos/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved