Ini Pesan Kadiskepora Suharto Kepada Peserta KPN Babel

"Peran pemuda setelah pulang mengikuti KPN ini harus berubah, hasil yang didapatkan harus disampaikan kelingkungan terdekat

Ini Pesan Kadiskepora Suharto Kepada Peserta KPN Babel
Diskepora Babel
Tiga orang Pemuda Babel yang mewakili Babel mengikuti Kapal Pemuda Nusantara (KPN) 2019, 30 Agustus - 22 September 2019, Pulau Nias Sumatera Utara 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Selama 23 hari, tiga orang pemuda yang mewakili Babel telah mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan Kapal Pemuda Nusantara (KPN) 2019, diharapkan wawasan dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan kepada generasi muda di Babel.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Babel, Suharto, didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda Diskepora Babel, Ferdian Hermawan Loebis mengucapkan terima kasih kepada tiga orang pemuda Babel yang telah mewakili Babel mengikuti KPN 2019.

"Terima kasih, kalian pergi dan pulang dengan selamat dan sehat. dari hasil yang didapat klo bisa diterapkan implementasinya yang diperoleh selama berlayar tersebut ke Babel," harapnya, saat menyambut kedatangan Tiga orang peserta KPN yang mewakili Babel, Kamis (03/10/2019) di ruang kerjanya diskepora Babel.

Seperti diketahui, tiga orang pemuda Babel yang mewakili Babel mengikuti Kapal Pemuda Nusantara (KPN) 2019, yang dilaksanakan dari tanggal 30 Agustus sampai 22 September 2019, bertepatan dengan Sail Nias, di Pulau Nias Sumatera Utara, yakni Dinul Muammar Al Mahdi dari Pangkalpinang, Esy Dwi Aprilia dari Pangkalpinang dan Rani Tuwitri dari Belitung. KPN 2019 diikuti sekitar 102 orang pemuda se-Indonesia, setiap provinsi diwakili tiga orang peserta.

Kadiskepora Suharto berharap, agar pemuda dapat menjaga kebersihan dan mencintai kondisi laut serta daerah pesisir yang ada di Babel agar jangan sampai terkontaminasi.

"Jika laut kita sudah terkontaminasi oleh zat kimia, otomatis ikan juga akan terkontaminasi, maka jika kita memakan ikan yang sudah terkontaminasi oleh zat kimia, maka akan mempengaruhi kesehatan kita," ungkap Suharto.

Selain itu, kedepan, diharapkan pemuda di Babel dapat menjadi pemuda yang sehat dan semangat, dan menjadi generasi pemuda yang cerdas.

"Peran pemuda setelah pulang mengikuti KPN ini harus berubah, hasil yang didapatkan harus disampaikan kelingkungan terdekat seperti pelajar, mahasiswa dan masyarakat," harap Suharto. (Diskepora/Adit)

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved