Advertorial

Kurangi Stigma Terhadap Penderita Gangguan Jiwa

Provinsi Babel menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Kesenian Rehabilitasi Mental (Porkesremen) dan Jambore Kesehatan Jiwa (Keswa) ke VII di Sungaili

Kurangi Stigma Terhadap Penderita Gangguan Jiwa
ist/Diskominfo Babel
PROVINSI Kepulauan Bangka Belitung menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Kesenian Rehabilitasi Mental (Porkesremen) dan Jambore Kesehatan Jiwa (Keswa) ke VII di Sungailiat, Kamis (3/10) dan berakhir Sabtu (5/10) 

BANGKAPOS.COM-- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Kesenian Rehabilitasi Mental (Porkesremen) dan Jambore Kesehatan Jiwa (Keswa) ke VII di Sungailiat, Kamis (3/10) dan berakhir Sabtu (5/10/2019).

Kegiatan diawali de­ngan acara pembukaan Pekan Olahraga di Stadion Bina Satria Sungailiat.

Setiap provinsi di Indonesia yang hadir melakukan defile, mengelilingi lapangan sambil menunjukkan atraksi kebudayaan masing-masing daerah disaksikan ratusan tamu yang hadir dalam acara tersebut.

Mereka atlet rehabilitan akan berkompetisi dalam cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam ke­giatan nantinya, seperti bulutangkis, catur, tenis meja, voli dan futsal. Sementara untuk cabang seni yakni adzan, khutbah, tilawah, menari dan menyanyi.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Anung Sugihantono membuka secara langsung Poskesremen dan Jambore Keswa ke VII di Stadion Bina Satria Sungailiat, Kamis (3/10/2019).

Acara pembukaan ditandai dengan membunyikan sirine dan pemotongan tumpeng bersama pejabat, serta kepala daerah yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu Anung mengatakan, semua peserta serta masyarakat bisa mengikuti kegiatan ini, sebagai upaya mendukung pelaksanaan pekan olahraga dan kesenian rehabilitan.

“Saya mengajak semuanya mengikuti rangkaian pe­ri­ngatan pekan olahraga dan kesenian rehabilitan dengan penuh semangat sukacita dan mendukung ke peserta ini, saya mengajak kepada semuanya senantisasi me­ngenang pejuang kesehatan jiwa,” ujar Anung.

Ia menambahkan, bahwa sub tema kegiatan ini untuk meningkatkan upaya ke­sehatan jiwa dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat, karena kesehatan jiwa sangat penting, di kehidupan sosial dan mental di lingkungan masing-masing.

“Saya berharap melalui kegiatan ini pemanfaatan masyarakat dalam upaya mengurangi stigma keseha­tan jiwa dan orang gangguan jiwa untuk meningkatkan produktivitas mengurangi ketergantungan pada orang lain, mari kita memperkuat pelayanan kesehatan jiwa dan kesehatan pada umumnya,” tukasnya.

Halaman
12
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved