Berita Pangkalpinang

Lobby DAK Pemerintah Pusat, Pemprov Babel Berencana Bangun Perpustakaan Provinsi dengan Dana Rp 15 M

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kepulauan Bangka Belitung kembali melanjutkan rencana pembangunan perpustakaan provinsi.

Lobby DAK Pemerintah Pusat, Pemprov Babel Berencana Bangun Perpustakaan Provinsi dengan Dana Rp 15 M
Dok/Humpro Setda Babel
Pertemuan Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah dengan tim dari Perpusnas dan Bappenas di ruang kerja wagub, Jumat (4/10/2019). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kepulauan Bangka Belitung kembali melanjutkan rencana pembangunan perpustakaan provinsi.

Ini terungkap dari pertemuan tim dari Perpustakaan Nasional, Bappenas dengan Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Babel Asyraf Suryadhin dan Tim Cagar Budaya, Jumat (4/10/2019).

Kedua belah pihak membahas Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk keperluan pembangunan perpustakaan provinsi ini. Asyraf menjelaskan, selama ini, DAK senilai Rp 15 miliar belum bisa dikucurkan karena terkendala sejumlah hal.

Satu di antara kendalanya adalah mengenai belum adanya dokumen perencanaan berupa Detail Enginering Design (DED). Agar bisa dibangun pada 2021, Dinas Kerasipan dan Perpustakaan Babel akan melengkapi dokumen itu terlebih dahulu pada 2020.

"Sekarang ini sedang kami usahakan kembali. Mudah-mudahan di 2021, DAK itu bisa dikucurkan kembali. Besarnya sekitar Rp 15 miliar, karena ada beberapa item yang tidak terpenuhi, sehingga ditunda. Kami akan ajukan kembali pada 2020," jelas Asyraf kepada bangkapos.com seusai pertemuan dengan Tim Perpusnas dan Bappenas.

Jika gol, Babel berencana membangun perpustakaan provinsi dengan konsep memberdayakan bangunan cagar budaya. Lokasinya berada di aset kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Babel, yang terletak di antara gerai BB Bakery dan Polres Pangkalpinang.

Bangunan tersebut diketahui pernah menjadi Kantor Gubernur pada masanya.
"Jadi konsepnya memberdayakan cagar budaya, dan ke depan ini bisa jadi daya tarik juga. Pola-pola seperti ini sudah dilakukan di Riau dan Boyolali. Bentuknya seperti apa, nanti akan kami matangkan pada perencanaan. Kami juga melibatkan tim cagar budaya Babel," tutur Asyraf.

Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah mengatakan, perpustakaan provinsi adalah keinginan lama yang selama ini sempat tertunda. Kedatangan tim Perpusnas dan Bappenas pada Jumat (4/10/2019) dipandang sebagai angin segar untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Fatah berharap Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Babel dapat serius melengkapi segala hal terkait perencanaannya. "Ini angin segar, bahwa 2021 nanti diharapkan dapat dialokasikan DAK fisik untuk kami membangun perpustakaan provinsi ini," ucapnya. (Bangkapos.com/Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved