Pengawalan Desa Menuju Desa Pangan Aman di Kabupaten Bangka Selatan

Balai POM di Pangkalpinang melakukan wawancara kepada perangkat desa dan juga kader

Pengawalan Desa Menuju Desa Pangan Aman di Kabupaten Bangka Selatan
BPOM Pangkalpinang
Balai POM di Pangkalpinang mengadakan kegiatan pengawalan Desa di Kabupaten Bangka Selatan pada tanggal 30 September – 2 Oktober 2019. 

Pengawalan Desa Menuju Desa Pangan Aman di Kabupaten Bangka Selatan

Gerakan Keamanan Pangan Desa di Kabupaten Bangka Selatan telah selesai dilaksanakan pada tahun 2017 yang lalu. Selama kegiatan tersebut, telah dilakukan pembinaan dan pembentukan komunitas-komunitas dan kader keamanan pangan desa, dengan harapan bahwa kader desa dan juga perangkat desa dapat secara mandiri melaksanakan kegiatan GKPD setelah program intervensi dari BPOM selesai dilaksanakan.

Oleh karena itu, untuk menilai sejauh mana respon Desa/Kelurahan terhadap kegiatan GKPD yang telah dilaksanakan, maka Balai POM di Pangkalpinang mengadakan kegiatan pengawalan desa di Kabupaten Bangka Selatan pada tanggal 30 September – 2 Oktober 2019. Dalam kegiatan ini , petugas Balai POM di Pangkalpinang melakukan wawancara kepada perangkat desa dan juga kader yang masih aktif seputar kegiatan keamanan pangan yang dilakukan selama ini.

Beberapa kendala diungkapkan oleh perangkat Desa/Lurah masing-masing, adapun kendala yang sangat sulit untuk dikendalikan adalah telah berpindahnya kader yang telah dilatih ke tempat/daerah lain, sehingga hal ini tentu akan menyulitkan dalam proses transfer ilmu atau pengetahuan kepada kader yang baru. Namun, di tengah kendala yang dihadapi, pada tahun ini salah satu desa, yakni Desa Batu Betumpang telah menganggarkan dalam anggaran belanja Desa yakni pengadaan alat uji cepat, adanya penganggaran ini menunjukkan respon positif dari pihak Desa akan pentingnya kegiatan GKPD, sehingga pihak desa berkeinginan untuk tetap melanjutkan kegiatan tersebut.

Selain melakukan wawancara kepada perangkat desa, petugas juga melakukan pembelian sampel untuk dilakukan uji menggunakan rapid kit test terhadap pangan yang dijual di sekitaran desa. Dari hasil pengujian, didapati seluruh sampel negatif terhadap bahan berbahaya. Harapannya dengan adanya kegiatan ini, perangkat desa dan kader senantiasa menerapkan aspek-aspek keamanan pangan dalam kesehariannya dan tetap melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa tentang pentingnya keamanan pangan.

Petugas saat melakukan pembelian sampel untuk dilakukan uji menggunakan rapid kit test
Petugas saat melakukan pembelian sampel untuk dilakukan uji menggunakan rapid kit test (BPOM Pangkalpinang)
Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved