2 Oknum Polisi Masuk Masjid Kejar Mahasiswa Demo di Makassar Akhirnya Dipenjara

Dua oknum polisi yang mengejar mahasiswa peserta demo di Makassar, Sulawesi Selatan, hingga masuk masjid akhirnya dihukum penjara

2 Oknum Polisi Masuk Masjid Kejar Mahasiswa Demo di Makassar Akhirnya Dipenjara
YouTube KOMPASTV
Video dua anggota polisi masuk Masjid Syuhada 45 Makassar dalam kondisi masih bersepatu untuk mengejar mahasiswa pendemo. 

2 Oknum Polisi Masuk Masjid Kejar Mahasiswa Demo di Makassar Akhirnya Dipenjara

BANGKAPOS.COM - Dua oknum polisi yang mengejar mahasiswa peserta demo di Makassar, Sulawesi Selatan, hingga masuk masjid akhirnya dihukum penjara.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (4/10/2019), Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani menyebut sanksi disiplin itu berupa penjara selama 14 hari.

Kedua oknum polisi itu dijatuhi sanksi setelah melalui proses persidangan di Propam Polda Sulsel.

"Sudah kami tangani oleh Propam Polda Sulsel, yang bersangkutan sudah dikenakan sanksi. Dia harus ditahan selama 14 hari," ungkap Dicky di Mapolda Sulsel, Rabu (3/10/2019).

Diketahui, dua aparat kepolisian itu masuk ke masjid Syuhada 45 dalam kondisi mengenakan sepatu, bertameng, dan membawa pentungan untuk menangkap mahasiswa yang kabur.

Mahasiswa yang dikejar itu disebut melakukan pelemparan kepada aparat saat kericuhan unjuk rasa menolak UU KPK dan RUU lainnya yang bermasalah di depan Gedung DPRD Sulsel, Selasa (24/9/2019) lalu.

"Kalau menurut keterangan propam hanya ada dua (polisi). Semuanya sudah sidang disiplin," ujar Dicky.

Dalam video yang viral di media sosial, anggota polisi berseragam lengkap itu tak hanya masuk masjid, namun juga memukuli mahasiswa.

Dicky sempat menyebut video viral itu terjadi di wilayah Pulau Jawa, bukan di Makassar.

Namun setelah ditelusuri, ternyata pemukulan mahasiswa yang ricuh saat demo itu benar terjadi di Makassar.

Dicky menyebut oknum polisi yang bertindak berlebihan pasti diproses secara hukum.

Halaman
12
Editor: Evan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved