Berita Pangkalpinang

Jatarans Polda Bangka Belitung Bersikap Tegas, Pelaku Curat Kembali Dilumpuhkan

Subdit Jatanras Ditkrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung kembali mengambil tindakan tegas terhadap tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan.

Jatarans Polda Bangka Belitung Bersikap Tegas, Pelaku Curat Kembali Dilumpuhkan
Bangkapos/deddy marjaya
Jumpa pers terkait penangkapan tersangka curat oleh Subdit Jatanras Ditkrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung Kamis (3/10/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Subdit Jatanras Ditkrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung kembali mengambil tindakan tegas terhadap tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan.

Junaidi alias Junai (23) warga Gabek Pangkalpinang terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan dibetis kanannya setelah melakukan perlawanan dan berusaha kabur saat dilakukan pengembangan mencari barang bukti. Junai dibekuk Rabu (2/10/2019) dinihari oleh Tim Opsnal 2 Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka saat sedang berada disalah satu warung di Gabek. 2 unit HP dan 1 dompet curian diamakan.

"Setidaknya ada 14 TKP pencurian yang dilakukan tersangka ia juga pernah dipenjara," kata Kasubdit Jatanras AKBP Wahyudi mewakili Dirkrimum Kombes Pol Budi Haryanto saat jumpa pers, (3/10/2019).

Modus tersangka Junai dengan berjalan kaki seorang diri dan mencari kos kosan atau rumah yang bisa dimasuki atau mencongkel jendela dan pintu kemudian membawa kabur uang, HP atau barang yang mudah dibawa. Saat korban tertidur pada malam hingga dinihari. Untuk barang hasil curian Junai meminta tolong rekannya menjual di forum jual beli online di Facebook.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan salah satu korban ke Polsek Taman Sari Pangkalpinang.
Setelah dilakukan penelusuran diketahui ada warga Gabek Pangkalpinang yang kerwp menjual handphone yang tidak jelas asal usulnya. Informasi tersebut didalami mengarah kepada Junai yang merupakan residivis. Ternyata benar setelah di cek salah satu handphone yang dijual Junai di forum jual beli tenyata adalah handphone yang dilaporkan telah dicuri.

Selanjutnya dilakukan pencarian tehadap Junai yang akhirnya berhasil dibekuk saat sedang berbelanja di warung pada Rabu (2/10/2019) dinihari. Namun Saat dilakukan pengembangan mencari barang bukti Junai berusaha kabur dan melawan petugas sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan dibetis kirinya setelah tembakan peringatan tak diindahkan.

Berdasarkan pengakuan tersangka setidaknya telah melakukan 14 kali pencurian dengan modus yang sama. Belasan handphone dan uang jutaan rupiah berhasil dicuri Junai. Hasil pencurian yang dilakukan oleh Junai digunakan untuk hidup sehari hari dan membayar kontrakan.

"Masih terus kita kembangkan dan menelusuri keberadaan barang bukti curian," kata AKBP Wahyudi.

Sementera Junaidi mengatakan dirinya hanya mencuri barang yang mudah dibawa seperti uang dan handphone. Biasanya ia berjalan kaki mengecek rumah atau kos kosan yang jauh dan mudah dimasuki. Setelah memastikan korban dalam keadaan tidur barulah ia beraksi dengan masuk melalui jendela atau pintu yang dicongkel.

"Hasil curian untuk keperluan sehari hari temasuk bayar kontrakan," kata Junai.

(Bangkapos/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved