Berita Bangka Barat

Armus Angkat Bicara Soal Pengadaan Oksigen Konsentrator RSUD Sejiran Setason yang Jadi Termuan BPK

Nama Armus sempat disebut sebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan oksigen Konsentrator RSUD Sejiran Setason

Armus Angkat Bicara Soal Pengadaan Oksigen Konsentrator RSUD Sejiran Setason yang Jadi Termuan BPK
Dokumen Bangka Pos
Gedung rawat inap kelas tiga RSUD Sejiran Setason Bangka Barat (9/2/2015). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Nama Armus sempat disebut-sebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan oksigen Konsentrator RSUD Sejiran Setason yang diindikasikan bermasalah hingga menjadi temuan Badan Pemeriksa Keungan (BPK).

Terkait hal tersebut Armus pun angkat bicara. Senin (7/10/2019), ditegaskan Armus dalam pengadaan oksigen dirinya hanya sebagai PPK rutin, bukan PPK pengadaan.

Namun sampai saat ini teka teki nama PPK pengadaan oksigen Konsentrator tersebut masih misterius.

Dalam hal tersebut, Armus hanya diperintahkan manajemen lama membayar belaja rutin pengadaan oksigen konsentrator senilai kurang lebih Rp 198.000.000 per bulan.

Kendati penggunaan oksigen konsentrator tersebut habis atau tidaknya dipakai. Pihak RSUD Sejiran Setason, wajib membayar sesuai nilai kontrak Rp 198.000.000 tersebut.

"Kalau proses pengadaannya saya tidak begitu tahu. Karena saya hanya sebagi PPK rutin. Bukan PPK pengadaan. Kalau ditanya siapa PPK pengadaanya saya tidak tahu. Karena waktu SK PPK saya keluar alatnya sudah ada. Saya hanya diperintahkan atasan (Managemen lama-red) untuk membayar belanja bulanan tersebut," ujar Armus, Senin (7/10/2019)

(bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved