Kriminalitas

Jadi Kurir 4 Paket Sabu dan 5 Butir Inex, Naca dan Ardi Jalani Sidang Perdana

Ariando alias Naca dan Ardi, kurir empat paket sabu dan lima butir inex menjalani sidang pertama di PN Pangkalpinang

Jadi Kurir 4 Paket Sabu dan 5 Butir Inex, Naca dan Ardi Jalani Sidang Perdana
Bangkapos.com/Ferdi Aditiawan
Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang dengan terdakwa Arindo alias Naca dan Ardi, Senin (7/10/2019) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Ariando alias Naca dan Ardi, kurir empat paket sabu dan lima butir inex menjalani sidang pertama di Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang, Senin (7/10/2019).

Terdakwa hadir dipersidangan didampingi penasihat hukum. Sidang digelar di ruang Tirta dan hanya berjalan sekitar 10 menit.

Sidang pertama yang beragendakan pembacaan dakwaan dibacakan oleh Hidajaty selaku jaksa penuntut umum.

Dalam dakwaannya, terdakwa Ariando alias Naca dan Ardi disebutkan secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak memiliki menyimpan menguasai menjadi perantara jual beli narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman dengan berat melebihi 5 gram yaitu sabu dan inex.

"Saudara apakah sudah didengar dan mengerti dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum terhadapa kalian," tanya Corry Octarina hakim ketua persidangan

Ariando alias Naca dan Ardi hanya menganggukan kepala dan mengatakan iya seraya menundukan kepala.

Ariando alias Naca dan Ardi ditangkap aparat satres Narkoba Polda Bangka Belitung di jalan Mayor H  Muhidin RT 001 RW 001 Kelurahan Pasir Padi, Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang pada tanggal 23 Juli 2019 sekira pukul 21.30 Wib.

Ariando alias Naca dan Ardi dikenakan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika

Setelah sidang dakwaan, dilanjutkan dengan sidang pemeriksaan saksi.

Dua orang saksi dihadirkan oleh jaksa penuntut umum dipersidangan.

"Pada saat kami melakukan penyamaran untuk menggantikan informan yang memesan narkotika kepada kedua terdakwa sesuai dengan tempat untuk melakukan transaksi. Setelah itu terdakwa menghampiri kami di dalam mobil dan langsung kami lakukan penangkapan dan didapati empat paket sabu dan lima butir inex yang saat itu dipegang oleh terdakwa Ariando alias Naca,"ungkap Dimas Jefi, Anggota Satres Narkoba Polda Bangka Belitung sebagai saksi  di persidangan

Menurut pengakuan saat diintrogasi sabu dan inex tersebut mereka dapat dari saudara Safarudin (DPO) dengan diberi upah sebesar Rp 1.000.000 dibagi dua.

Lebih lanjut barang bukti empat paket sabu dan lima butir inex beserta handphone yang digunakan untuk berkomunikasi dihadirkan dalam persidangan

Setelah mendengarkan sidang dakwaan dan pemeriksaan saksi, majelis hakim yang diketuai oleh Corry Octarina didampingi Hotma Edison dan Wahyudiansyah Panjaitan akan melanjutkan sidang pemeriksaan terdakwa pada hari Rabu, (9/10/2019).(Bangkapos.com/Cr3)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved