Kriminalitas

KontraS Soroti Tewasnya Burhani, Keluarga Bisa Minta Otopsi oleh Tim Dokter Indepen

Komisi Orang Hilang dan Korban Tindakan Kekerasan (KontraS) menyoroti kasus kematian Burhani (28) warga KD Mentok

KontraS Soroti Tewasnya Burhani, Keluarga Bisa Minta Otopsi oleh Tim Dokter Indepen
Ist
Jasad Burhani yang dibawa keluarganya usai diperiksa di RSUD Depati Bahrin, Sungailiat, Jumat (64/10/2019). (Ist)

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Komisi Orang Hilang dan Korban Tindakan Kekerasan (KontraS) menyoroti kasus kematian Burhani (28) warga KD Mentok, Kecamatan Riau Silip, tahanan Polres Bangka yang tewas, Jumat (4/10/2019).

Arif dari pihak KontraS menilai ada indikasi kejanggalan terhadap kasus Burhani.

Ia menyarankan agar pihak keluarga membuat laporan polisi terkait dengan kematian korban yang menurut pihak keluarga tidak wajar

"Untuk langkah awal pihak keluarga bisa minta pendamping hukum, yang benar-benar komit untuk mendampingi proses hukum tersebut," kata Arif saat dihubungi bangkapos.com, Minggu (6/10/2019) malam.

Menurutnya, jika ada proses yang meminta pihak keluarga agar tidak mempermasalahkan kasus kematian korban jangan mau, terlebih kematian korban menurut pihak keluarga meninggal dalam kondisi tidak wajar

"Kalau terkait hal ini saran saya pihak keluarga coba melakukan proses otopsi, tapi dilakukan dengan doktor independen. Kalau seandainya pihak keluarga tidak mempercayai pihak penyidik agar prosesnya benar-benar transparan dan independen dalam proses pengungkapan kasus kematian korban," saran Arif.

Diakuinya, memang harus ada yang mendampingi keluarga saat ini untuk pendampingan hukum.

Ditanyakan apakah pihak KontraS siap mendampingi keluarga Burhani, menurut Arif, dia belum bisa menjawab.

"Kita belum dapat pengaduan dari pihak keluarga. Kita juga belum dapat kronologis kejadian yang utuh. Jadi saya belum bisa menjawab soal bisa atau tidak KontraS mendampingi," kata Arif.

Namun untuk saat ini pihaknya dari KontraS bisa bantu respon dan desakan ke pihak penyidik untuk melakukan proses penyelidikan terkait dengan kematian korban pasca di tangkap oleh pihak penyidik Polres Bangka. (Bangkapos.com/Nurhayati)

Penulis: nurhayati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved