Berita Bangka Selatan

Sejak 2017 Alsintan Dikelola di Brigade Agar Semua Petani Bisa Manfaatkan

Alsintan akan diterima secara langsung oleh kelompok tani dan dikelola secara langsung oleh gabungan kelompok tani (gapoktan)

Sejak 2017 Alsintan Dikelola di Brigade Agar Semua Petani Bisa Manfaatkan
Dokumen Bangka Pos
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Bangka Selatan, Suhadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  - Sejak tahun 2017 hingga saat ini, penyerahan atas bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian langsung dirumahkan di Brigade Alsintan yang berlokasi di Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Bangka Selatan.

Hal ini berbeda jika diperbandingkan dengan tahun sebelum tahun 2017 yang mana semua bantuan alsintan akan diterima secara langsung oleh kelompok tani dan dikelola secara langsung oleh gabungan kelompok tani (gapoktan) sesuai dengan kebutuhan dan proposal yang dilampirkan.

Kepala Seksi Pupuk dan Alsintan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Bangka Selatan, Deviyanti mewakili Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Bangka Selatan, Suhadi menyebutkan perubahan dilakukan dengan pertimbangan beberapa faktor yaitu kekhawatiran tidak maksimalnya pengawasan, pemeliharaan dan sebagainya.

"Dengan adanya Birgade Alsintan, lokasi alsintan bisa terpusat di kantor dinas dan semua gapoktan bisa merasakan penggunaan alatnya," ujar Deviyanti pada Senin, (7/10/2019).

Jika biasanya lanjut Devi alsintan digunakan sendiri oleh gapoktan setelah pengajuan, maka saat ini semua gapoktan bisa meminjam alat yang ada dan tersedia di brigade.

Dengan perubahan ini, Devi berharap kebutuhan alat yang dibutuhkan petani di desa-desa bisa disuplai dan akan dikelola oleh gabungan kelompok tani (gapoktan) atau usaha pelayanan jasa alsintan (upja) yang ada di desa bersangkutan.

Untuk peminjaman, Deviyanti menyatakan pihaknya akan memberikan jangka waktu kepada peminjam yang diwakili oleh gapoktan atau upja dengan penyerahan berita acara pinjam pakai.

Terkait dengan pengajuan pinjam pakai, Deviyanti menyebutkan Dinas Pertanian Bangka Selatan akan melayani peminjaman dengan semaksimal mungkin.

"Meskipun begitu, kami akan tetap memantau dan pemgawasi penggunaan alat yang dipinjam oleh petani," ujarnya.

Deviyanti menyebutkan ketika petani masih meminjam dan waktu pinjaman sudah habis maka petani bisa meminta perpanjangan waktu sehingga ketahuan penggunaannya.

(bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved