Tak Seperti Dulu, Sungai Rangkui Kini Dipenuhi Sampah dan Sedimentasi

Sungai Rangkui tak seperti dulu lagi, terlihat sampah berserakan di tepian sungai, dan terdengar suara mesin tambang rakyat.

Tak Seperti Dulu, Sungai Rangkui Kini Dipenuhi Sampah dan Sedimentasi
bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Kondisi sungai Rangkui ditepian rumah warga Opas, Pangkalpinang diwarnai sampah, dan sedimentasi. Senin, (7/10/2019) 

Tak Seperti Dulu, Sungai Rangkui Kini Dipenuhi Sampah dan Sedimentasi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sungai Rangkui tak seperti dulu lagi, terlihat sampah berserakan di tepian sungai, dan terdengar suara mesin tambang rakyat.

Kondisi sungai di belakang rumah warga ini terlihat berwarna hijau pekat kecoklatan, dan pohon bakau di sekitaran sungai pun banyak yang rusak.

Hal ini disebabkan aktivitas warga baik karena pembuangan sampah sembarangan, dan pertambangan rakyat yang memicu terjadi sedimentasi.

Ketua RT 02 Opas, Pangkalpinang Jamal melihat sekitaran sungai dengan tatap nanar seakan sedih dengan kondisi sungai yang kini makin rusak.

"Dulu bersih pada tahun 90an masih bagus. Ikan banyak, bakau banyak, udang - udang banyak. Sekarang begini dangkal, lumpur juga jadi kapal bisa lewat kalau pasang saja. Kalau dulu pasang surut bisa lewat. Saya juga udah melaporkan hal ini ke LHK ," ungkap Jamal saat ditemui bangkapos.com. Senin, (7/10/2019).

Selain itu, warga yang tinggal ditepian sungai Rangkui, Bujang pun mengatakan populasi beberapa jenis ikan memang sudah hilang, sebab kondisi sungai yang dangkal.

"Beberapa ikan itu biasanya hidup di air yang dalam, sekarang daerah sungai ini dangkal jadi tidak ada lagi. Wilayah sungai yang dalam hanya dibagian sana (area pertambangan rakyat-red). Ujungnya di sini jadi dangkal," ungkap Bujang.

Warga lain pun menyayangkan kondisi sungai Rangkui tersebut, mereka berharap fungsi sungai kembali, ekosistem tidak rusak, dan kehidupan makhluk hidup tidak terganggu.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved