Berita Pangkalpinang

Di Hadapan Pengurus Parpol, Bawaslu Pangkalpinang Pertanggungjawabkan Hasil Pemilu

Bawaslu Pangkalpinang rakor refleksi pengawasan pemilu 2019 bersama stakeholder terkait serta pengurus parpol

Di Hadapan Pengurus Parpol, Bawaslu Pangkalpinang Pertanggungjawabkan Hasil Pemilu
Bangka Pos / Hendra
Bawaslu Pangkalpinang menggelar Rakor bersama stakeholder, refleksi hasil pengawasan pemilu 2019. Selasa (8/10/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bawaslu Pangkalpinang rakor refleksi pengawasan pemilu 2019 bersama stakeholder terkait serta pengurus partai politik, Selasa (8/10/2019).

Pemilu 2019 yang digelar berjalan dengan sukses, aman dan lancar. Hasil pengawasan pemilu yang dilakukan oleh Bawaslu pun telah menindaklanjuti beberapa temuan.

Namun temuan yang ada tidak berlanjut pada proses hukum ataupun pidana pemilu. Mengedepankan sosialisasi dan pencegahan berimbas minimnya pelanggaran pidana pemilu. 

Ketua Bawaslu Pangkalpinang, Ida Kumala mengatakan rakor tersebut merupakan cara dari Bawaslu Pangkalpinang mempertanggungjawabkan hasil kerja.

"Ini salah satu cara kami dalam mempertanggungjawabkan hasil kerja baik dari sisi pengawasan, dari sisi pelanggaran, kemudian dari sisi sumber daya manusia. Hasilnya kami sampaikan bahwa inilah yang sudah kami lakukan," kata Ida Kumala.

Selain itu lanjut Ida, penyampaian hasil pengawasan ini juga untuk menampung kritik, saran serta pendapat dari stakeholder terkait.

Kritik, saran dan pendapat ini nantinya akan disampaikan ke tingkat pusat sebagai bahan kajian serta evaluasi pada proses pemilu selanjutnya.

"Saran, pendapat serta kritikan ini nantinya kita jadikan bahan untuk perbaikan pada pemilu yang akan datang. Apa saja kekurangan serta kendala dari aturan yang ada," ujar Ida Kumala.

Meski nihil pelangaran yang berujung pada sidang pidana pemilu, Bawaslu Pangkalpinang ingin ada saran dan pendapat dari stakeholder terkait, peserta pemilu maupun masyarakat langsung. 

"Kedepan kita akan tingkatkan sosialisasi pemilu dengan berbagai metode kemudian dengan meningkatkan pengawasan partisipatif. Minimnya pelanggaran ini bukti partisipasi aktif dari masyarakat dalam mengawasi pemilu di Pangkalpinang cukup tinggi," ujar Ida Kumala.

Divisi Hukum Penindakan Pelangaran dan Sengketa, Bawaslu Pangkalpinang, Novrian Saputra, dalam rakor tersebut ada beberapa masukan, berupa saran, pendapat dan kritik yang disampaikan ke Bawaslu.

"Kalau bicara aturan pemilu sudah cukup baik. Akan tetapi ada beberapa hal, cela dalam aturan pemilu yang disampaikan ke kita. Khususnya dalam penanganan pelanggaran seperti syarat materiel dan formil pelanggaran pemilu," ujar Noprian.

Banyaknya laporan pelanggaran pemilu yang tidak memenuhi syarat formil dan materiel ini membuat Bawaslu tidak bisa menindaklanjuti ke ranah hukum pemilu.

Pemilu 2019 telah usai. Masukan berupa saran, pendapat serta kritikan ini akan dikaji secara ilmiah sebagai masukan kepada pemerintah untuk membuat regulasi serta aturan pemilu yang lebih baik kedepannya.

(Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved