Keajaiban Sedekah Pahalanya Mengalir Sampai Kiamat, Ustadz Abdul Somad Sentil Orang Pelit atau Kikir

Menurut Ustadz Abdul Somad, amal jariyah itu berarti menetes, tidak putus, mengalir dan merupakan sesuatu yang tidak pernah berakhir sampai kiamat.

Keajaiban Sedekah Pahalanya Mengalir Sampai Kiamat, Ustadz Abdul Somad Sentil Orang Pelit atau Kikir
Youtube Ustadz Abdul Somad Official
Keajaiban Sedekah Pahalanya Mengalir Sampai Kiamat, Ustadz Abdul Somad Sentil Orang Pelit atau Kikir 

BANGKAPOS.COM - Sedekah tidak harus menunggu kaya. Orang tidak mampu pun sebenarnya bisa bersedekah.

Sedekah memiliki banyak keutamaan. Karena itu kita khususnya umat Islam dianjurkan bersedekah.

Ustadz Abdul Somad, Lc. M.A saat tablig akbar di Masjid Abu Bakar As-Sidiq Pondok Pesantren Khulafaur Rasyidin, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (5/10/2019), mengajak ribuan jamaah yang hadir, untuk senantiasa bersedekah.

Dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Somad mengatakan sedekah adalah cara mudah yang disediakan Allah SWT agar dapat mengikis perbuatan-perbuatan dosa kita sebagai manusia.

"Kalau manusia mati, semua amal putus setelah kematiannya. Tapi satu di antara amal yang terus mengalir adalah sedekah," kata Ustadz Abdul Somad dikutip Bangkapos.com dari Tribunpontianak.co.id dalam artikel berudul Ustadz Abdul Somad (UAS) Ajak Umat Senantiasa Bersedekah.

Menurut Ustadz Abdul Somad, amal jariyah itu berarti menetes, tidak putus, mengalir dan merupakan sesuatu yang tidak pernah berakhir sampai kiamat.

"Teruntuk orang yang pelit, bakhil, kikir dan susah hatinya, maka ia tidak akan mampu bersedekah dan hidupnya tidak akan pernah merasa cukup," ujarnya.

Lebih lanjutnya, Ustadz Abdul Somad mengingatkan umat manusia sebagai hamba Allah yang taat, harta di dunia ini bukanlah apa-apa.

"Ketika kita telah meninggal, Allah dengan sekejap saja mengambil harta kita. Harta bukanlah segala-galanya," tegasnya.

Ustadz Abdul Somad pun menuturkan pentingnya bersedekah, sekalipun itu orang tua kita.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved