Berita Pangkalpinang

Belum Kantongi Surat Izin Dari Dinas Sosial, Posko Aksi Peduli Kemanusiaan Didatangi Tim Gabungan

Tim Gabungan Polres Pangkalpinang bersama Sat Pol PP Kota Pangkalpinang mendatangi posko yang didirikan di depan Ramayana

Belum Kantongi Surat Izin Dari Dinas Sosial, Posko Aksi Peduli Kemanusiaan Didatangi Tim Gabungan
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Dialog tim gabungan, Dinas Sosial Kota Pangkalpinang dan Ketua Front melayu Bangka Belitung Bersatu di posko di depan Ramayana, (9/10/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tim Gabungan Polres Pangkalpinang bersama Sat Pol PP Kota Pangkalpinang mendatangi posko yang didirikan di depan Ramayana, Rabu (9/10/2019).

Posko yang didirikan yaitu merupakan posko aksi kepedulian kemanusiaan terhadap pengungsi di Wamena Papua.

"Bantuan kemanusiaan di Wamena Papua untuk yang ingin kembali ke daerahnya masing-masing. Jadi kami ngambil inisiatif dari ormas-ormas Islam yang bergabung di Bangka Belitung bersatu mengumpulkan dana untuk kemanusiaan," kata Ketua Front Melayu Bangka Belitung Bersatu, Rizal Ahmad.

Namun posko yang telah didirikan sejak Selasa (08/10/2019) hingga Minggu (13/10/2019) ternyata saat didatangi tim gabungan, belum mendapatkan surat rekomendasi dari Dinas Sosial Kota Pangkalpinang.

Hal inilah yang membuat suasana sempat memanas terutama pihak ormas, apalagi melihat beberapa Anggota Sat Pol PP juga hadir.

Bahkan saat kejadian Anggota Sat Pol PP Kota Pangkalpinang, terpaksa mundur untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

"Jadi tadi ada kejadian bahwa anggota kami di persimpangan itu distop dari dinas sosial, lalu kami panggil kesini diajak dijelaskan izinnya kami sudah punya, kami sudah melaporkan ke polresta. Untuk dinas sosial memang suratnya lagi dibikin, terus sudah kami WhatsApp beliau tapi gak tau sampai terjadi. Kegiatan sudah dari kemarin karena sudah ada surat keterangan dari polresta," jelas Rizal Ahmad.

Lebih lanjut Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang seizin Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono, mengatakan, terjadi miskomunikasi mengenai perizinan.

"Miskomunikasi saja karena masalah perizinannya, kita turun hanya untuk mengamankan saja membantu Pemda saja. Permohonan sudah diterima, cuma izin dari Dinsos saja yang belum," ungkap Kompol Jadiman Sihotang.

Pihak Dinas Sosial Kota Pangkalpinang saat dikonfirmasi mengatakan, pihak ormas diketahui baru mengajukan surat permohonan pada Rabu (09/10/2019).

"Kita mendapatkan informasi bahwa ada beberapa ormas yang minta sumbangan, kemudian dari Pol PP ngajak turun ngecek apakah ada izin atau tidak. Untuk proses pengajuan kegiatan ini baru siang tadi,"  kata  Analisis Pelayanan Sosial Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Ihsan Riza.

Ihsan menambahkan siapapun yang meminta surat izin ke Dinas Sosial Kota Pangkalpinang akan diterbitkan rekomendasinya dengan catatan ada surat masukan.

"Tapi mungkin maaf temen-temen FPI sudah izin ke polisi sudah semua, mungkin ke dinas sosial yang belum sampai. Ketemulah kita dengan koordinator lapangan disana, mereka memberikan surat dan Alhamdulillah kita proses. Insyaallah hari ini selesai suratnya, kita cepat sehari selesai dan kita tidak mempersulit," tutup Ihsan. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved