Kriminalitas

Gara-Gara Cinta Segitiga, Suami Bersama Mantan Pacar Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Sang Istri

Pihak Kepolisian Resor Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). berhasil meringkus tiga pelaku pembunuhan terhadap Marince Ndun (48)

Gara-Gara Cinta Segitiga, Suami Bersama Mantan Pacar Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Sang Istri
(Dokumen Humas Polres Rote Ndao/Kompas.com)
Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo, saat memberikan keterangan terkait kasus penembakan yang mengakibatkan tewasnya ibu rumah tangga bernama Marince Ndun (48), Selasa (8/10/2019). 

BANGKAPOS.COM-- Pihak Kepolisian Resor Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). berhasil meringkus tiga pelaku pembunuhan terhadap Marince Ndun (48), seorang ibu rumah tangga di Dusun Faisue, Desa Oebela, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao.

Tiga pelaku yang berhasil ditangkap masing-masing atas nama Efrain Lau alias Efa (55), Belandina Henukh alias Dina (53), dan Marten Luter Adu alias Luther (55).

Selain menangkap para pelaku, polisi juga berhasil membongkar motif pembunuhan sang istri yang ditembak dengan menggunakan senjata api.

Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo, mengatakan, motif pembunuhan dipicu cinta segitiga antara para pelaku dengan korban.

Pelaku Marten Luter Adu kata Bambang, adalah suami sah dari korban Marince Ndun. Namun, keduanya sudah pisah ranjang.

Marten selama ini, secara diam-diam berhubungan gelap dengan pelaku Belandina Henukh yang merupakan mantan pacar Marten.

"Motifnya pembunuhan ini, karena adanya cinta lama bersemi kembali antara pelaku Marten dan pelaku Belandina, sehingga timbulah rencana untuk membunuh korban,"ungkap Bambang, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (9/10/2019).

Sewa eksekutor

Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo, mengatakan, Marten dan Belandina pun merealisasikan rencananya membunuh Marince Ndun.

Kedua pelaku kemudian menyewa Efrain Lau, untuk membunuh korban, dengan menggunakan senjata api rakitan

"Pelaku Efrain dibayar Rp 18 juta oleh Belandina dan Marten, untuk mengeksekusi Marince Ndun," ungkap Bambang, kepada Kompas.com, melalui keterangan tertulis, Rabu (9/10/2019).

Halaman
123
Editor: nurhayati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved